Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dilarang! Jual Beli Qori dan Qoriah Saat MTQ

Selasa, 18 Oktober 2011, 16:53 WIB
Komentar : 0
Republika
Dede Yusuf
Dede Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG - Menjelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 pada 2012 mendatang, Pemprov Jabar melarang jual beli qori dan qoriah. Pasalnya, selama ini jual beli tersebut sangat rawan terjadi pada saat prosesi MTQ.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Yusuf 'Macan' Effendy, mengatakan, pihaknya tak mengizinkan adanya jual beli qori dan qoriah. Karena, perbuatan tersebut tidak terpuji. Seharusnya, setiap daerah bisa memunculkan potensi masing-masing. Terutama, ketika ada perhelatan besar, seperti kegiatan MTQ.

"Setiap kabupaten/kota, harus menampilkan qori dan qoriah asli daerahnya," kata Yusuf, usai menghadiri Rakerda Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di Gedung Singaperbangsa, Pemkab Karawang, Selasa (18/10).

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  khj Minggu, 23 Oktober 2011, 23:03
Inilah yang terjadi selama ini. untuk Qur'an saja sudah seperti itu, apa lagi untuk lain. maka LPTQ harus tegas dalam hal ini. dengan mendiskualifikasi setiap peserta yang jadi kutu loncat.
  penceng Jumat, 21 Oktober 2011, 14:57
Baca Quran kok dilombakan... Paling duitnya dikorupsi panitia. Mending dananya buat berdayakan fakir miskin, daripada mereka dikasih makan orang Nasrani trus ngamuk-ngamuk ngecap Kristenisasi.
  zamung Rabu, 19 Oktober 2011, 09:01
betul pak dede....agar visi dan misi MTQ tidak melenceng...