Selasa, 11 Oktober 2011, 14:41 WIB

Perkenalkan Salam World, Jejaring Sosial untuk Umat Islam

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Chairul Akhmad
Facebook
Salam World (ilustrasi)
Salam World (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Umat Muslim di dunia boleh berbangga hati. Mulai tahun depan, akan ada jejearing sosial 'Salam World' yang menghubungkan seluruh umat Muslim di dunia.

Jejaring sosial yang digagas oleh beberapa negara seperti Rusia, Azerbaijan, Jerman, Kazakhstan, Turki dan Malaysia ini rencananya akan diluncurkan tahun depan. Delegasi dari negara penggagas tersebut berkunjung ke Indonesia untuk mempromosikan sekilas tentang Salam World.

Indonesia yang memiliki jumlah penduduk Islam terbanyak di dunia, dapat dijadikan referensi untuk memberikan masukan bagi situs tersebut. Selasa (11/10), para delegasi mendatangi Majelis Ulama Indonesia dan Pengurus Besar Nahdatul Ulama.

Penanggungjawab Sosial Budaya Penerangan dan Pendidikan KBRI Rusia, M Aji Surya, mengatakan website ini, selain menjadi tempat berkumpulnya umat Muslim guna mempererat ukhuwah islamiyah, juga memberikan banyak sarana pendidikan. "Selain bisa berkomunikasi dengan umat Muslim lain, nanti akan ada informasi mengenai Islam," kata Aji.

Jumlah umat Muslim sekitar 1,5 miliar di dunia. Tiga ratus juta diantaranya menggunakan internet setiap hari sebagai sarana mencari informasi. Salam World dijadikan alternatif dalam mengedukasi umat Islam.

Rencananya, para tamu ini akan berkunjung pula ke Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, Bank Muamalat dan dijadwalkan akan bertemu dengan penyanyi Opick.

Belum ada angka pasti dana yang diperlukan untuk membuat situs ini. Yang jelas, kata Aji, pihaknya cukup optimis website ini akan sukses dan bisa mendapat tempat di hati pengguna jejaring sosial. "Dulu orang juga berpikir tak ada yang bisa mengalahkan CNN, tapi ternyata Al-Jazira yang notabene buatan Muslim, bisa mengalahkannya. Semua tergantung kualitas," ungkapnya.