Minggu, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

MUI: Izin Prinsip Biang Keladi Penggusuran Masjid di Medan

Selasa, 21 Juni 2011, 11:59 WIB
Komentar : 0
nahimunkar.com
 Masjid Al Ikhlas sebelum dirobohkan paksa pada Rabu (4/5) tengah malam.
Masjid Al Ikhlas sebelum dirobohkan paksa pada Rabu (4/5) tengah malam.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memandang penggusuran masjid di Medan, Sumatera Utara, ditenggarai oleh kehadiran izin prinsip yang diberikan pada pengusaha. Menurut MUI, izin prinsip ini acapkali disalahgunakan pengusaha sehingga sering memicu bentrokan dengan masyarakat.

"Saya melihat adanya masalah izin prinsip," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin, saat rapat bersama Ormas Islam Sumatera Utara dan MUI di Jakarta, Selasa (21/6).

Ma'ruf mengatakan MUI akan menelusuri izin prinsip yang dikeluarkan Gubernur Sumatera Utara. Penelusuran ini diharapkan bisa menjadi masukan kepada Gubernur Sumut agar meninjau ulang pemberian izin prinsip pada pengusaha yang nakal. "Kita akan telusuri itu," kata dia.

Ma'ruf juga meminta kepada Ormas Islam Sumatera Utara untuk memberikan data-data soal izin tersebut. Hal ini agar nantinya bisa ada kesimpulan yang kuat. "Kalau sudah ada kesimpulan kuat, itu tentunya akan memudahkan tindakan selanjutnya," kata dia.

Izin prinsip adalah suatu izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah yang diberikan kepada pengusaha atau badan usaha yang akan melakukan kegiatan usaha di suatu daerah. Izin ini biasanya dikeluarkan oleh Bupati setempat dengan persetujuan Gubernur.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Didi Purwadi
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...