Kamis , 14 April 2011, 15:21 WIB

Kemenag Berdayakan Para Penghafal Alquran

Rep: Damanhuri Zuhri/ Red: Siwi Tri Puji B
Reuters
Membaca Alquran. Ilustrasi
Membaca Alquran. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Sebanyak 50 penghafal Alquran yang tergabung dalam Majelis Sema'an Al Qur'an (MSQ) Syarif Hidayatullah Bekasi mengikuti kegiatan 'Dawroh Penguatan dan Pemberdayaan Potensi  Hufffadz.' Kegiatan yang digelar Kementerian Agama di Padepokan Sahid, Wisata Gunung Menyan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor ini menghadirkan para hafidz dan ulama Al Qur'an seperti Dr Kh Ahsin Sakho Muhammad, KH Ibadullah Zauqi, KH Nurhadi Thoyyib, KH Musthafa, Dr Lilik Ummi Kulsum MA, Dr Husnul Hakim, Dr Hj umi Husnul Khatimah MA, Ziyad ul Haq, SQ, MA, Masrur Ikhwan SQ, MA, Hj Ade Halimah SQ, Sami'ah SQ, Ummul Khoir SQ, Imam Muttaqin SQ, MA, Hakim Syukri MA, Arief Sibromalisy MA dan Ustadzah Sayimah.  

Menurut Dr Affandi Mochtar MA, Sekretaris Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama, ajang tersebut merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk berkhidmat pada Alquran.  "Acara ini merupakan bagian dari serangkaian upaya kita dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan potensi para penghafal Alquran,'' jelas Affandi kepada  Republika di Bogor.

Dengan kegiatan ini diharapkan bisa membangun satu kondisi agar hafalan Alquran semakin kuat. Di sisi lain, para penghafalnya juga bisa memberi maslahat bagi yang lain.

Sebagi tahap awal, sambung Affandi, nantinya dawroh akan disebarkan ke wilayah yang lebih luas lagi. ''Dawroh yang kita lakukan ini baru merupakan tahapan awal sebagai satu model, yang nanti kita akan desiminasikan ke berbagai daerah secara luas."