Rabu, 16 Jumadil Akhir 1435 / 16 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Tebar Kecurigaan Terhadap Aktivis Jamaah Tabligh

Senin, 13 September 2010, 21:18 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON--Polisi kembali mengawasi gerak-gerik seratusan anggota Jamaah Tablig. Dalam keterangannya, polisi mengaku mencurigai mereka menyelenggarakan latihan perang di Desa Kawa, Kabupaten Maluku Tengah dan Desa Olas, Kabupaten Seram Bagian Barat, sehingga meresahkan warga setempat.

"Sesuai hasil pantauan kami, kegiatan mereka masih didominasi syiar agama tapi sering dibarengi kegiatan latihan perang-perangan," kata Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Johanes Huwae di Ambon, Senin. Awalnya, kata Huwae, 100 anggota Jamaah Tablig beraktivitas di Kampung Baru, Masohi, Ibu Kota Maluku Tengah. Mereka kemudian pindah ke tempat kegiatan baru di Desa Kawa.

Aktivitas serupa juga dilakukan ratusan jamaah di Desa Olas yang diduga telah berlangsung lebih dari enam bulan. "Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang akurat kepada polisi bila mendapati adanya kegiatan mencurigakan yang dilakukan orang-orang tertentu di dalam hutan secara tersembunyi," katanya.

Ini bukan pertama kali polisi memantau aktivitas Jamaah Tabligh. Hal serupa pernah terjadi tahun lalu. Namun setelah mendapatkan reaksi, kecurigaan polisi terhadap Jamaah Tabligh melunak. Selama ini, para aktivis Jamaah Tabligh dikenal menjalankan pendekatan dakwah tanpa kekerasan dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  masZul Sabtu, 15 September 2012, 21:07
Ayo P Polisi gabung aja di Jamaah Tabligh, biar semakin banyak polisi yang dapat hidayah, jangan curiga melulu..biar tau apa itu 6 sifat sahabat
  Hanzhalah Sabtu, 21 Januari 2012, 14:39
polisi gadungan x, coba di ajak ke markas brimob kelapa dua
  wildan Senin, 10 Oktober 2011, 08:43
Polisi Kristen itu paham.. Jamaah Tabligh yg khuruj 4 bulan jalan kaki tanpa naik kendaraan itu lebih mempercepat turunnya hidayah, sehingga ada orng kristen maluku yang dapat hidayah karena jamaah, oleh krn itu mereka di fitnah latihan perang karena berjalan kaki dari desa ke desa
  Malcreb Kamis, 21 Oktober 2010, 14:01
Setahu saya, JT itu mengajarkan Islam yg sejuk, damai, rahmatan lila'lamin. Berbeda dg kelompok wahabi yang sering mengaku salafy. Cuma dari penampilannya, JT dan wahabi itu memang sulit dibedakan, sama2"jenggot-cingkrang". Mungkin karena itulah polisi lalu menganggap mereka sama dg wahabi yg memang sering bikin resah
  fitriadi Minggu, 26 September 2010, 03:32
buktikan dulu jika perlu pura-pura aj ikut gerakan mereka. mana mungkin mereka curiga.apa yang mereka ajarkan. tapi sebelumnya sudah banyak polisi yang bergabung dengan gerakan ini.berkat mencurigai gerakan mereka.buktikan..............