Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Astaghfirullah, Pelecehan Nabi Muhammad Muncul di Facebook

Friday, 09 April 2010, 00:49 WIB
Komentar : 0
wordpress.com
Muhammad SAW
Muhammad SAW

JAKARTA-–Pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw masih saja terjadi. Sebuah akun di facebook melecehkan Nabi Muhammad dengan menyebutnya sebagai bukanlah nabi, melainkan perampok dan pezina.

Dalam akun ini, tidak ada identitas pembuat dan administratornya. Anehnya, hingga Kamis, (8/4) pukul 11.40 WIB, akun ini tetap tayang dan memiliki 834 anggota.

Pada bagian deskripsi, akun menyebutkan bahwa grup facebook itu sengaja dibuat untuk mendeklarasikan bahwa Muhammad bukan nabi melainkan seseorang yang pernah melakukan penjarahan, perampokan, pembantaian, pembunuhan, dan perbuatan cabul. Bagi mereka yang bergabung, maka dianggap setuju atas lima poin yang terpampang di akun itu.

Empat dari lima poin adalah Allah bukan sebagai Tuhan tapi penghulu setan yang disembah dalam wujud hajar aswad, malaikat jibril adalah kaki tangan iblis, Muhammad bukan nabi melainkan nabi palsu, perampok, pezina, penipu, dan pembunuh. kemudian, Alquran sebagai karangan Muhammad dan merupakan campuran dari ajaran agama lain. Sedangkan, poin terakhir adalah Islam bukan agama melainkan sekte sesat dan terkutuk.

Komentar yang menentang akun ini lebih banyak dibandungkan yang mendukung. Salah satu pendukung bernama Miki Mickey menulis pernyataan bahwa Allah SWT adalah sang maha penyesat. Sedangkan, salah satu penentang bernama F'jar Patriot Mania yang menulis tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad SAW utusan Allah. Sementara, banyak komentar penentang yang menghardik pembuat akun ini.

Reporter : M Bachrul Ilmi
Redaktur : Arif Supriyono
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...