Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Merdunya Ayat Alquran di Langit Kota Medan

Selasa, 19 Maret 2013, 22:32 WIB
Komentar : 0
wordpress.com
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Ribuan orang memadati Bumi Perkemahan Cadika Medan Johor untuk mendengar lantunan pertama ayat suci Alquran sebagai pembuka acara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-46 Kota Medan. MTQ ini akan dihelat Selasa (19/3) hingga sepekan ke depan.

Dengan pembacaan Qiraah pembukaan oleh Qari internasional, Darwin Hasibuan, lantunan ayat-ayat suci segera merdu menghiasi langit Kota Medan. Dari pantauan ROL, ajang MTQ dilaksanakan dengan totalitas. Acara pembukaan dilaksanakan sangat meriah dengan tata panggung eksklusif untuk sebuah ajang tingkat kota.

Ukuran panggung utama yang didominasi warna kuning dan hijau tergolong sangat besar. Sekitar 10x50 meter. Panggung penonton juga dibuat dengan ukuran besar 50x100 meter dengan kapasitas kursi 15 ribu orang.

Ketua umum panitia, Erwin Lubis mengungkapkan MTQ ini akan dilakukan selama tujuh hari penuh. Ada tujuh kategori yang akan dilombakan dalam MTQ ke-46 ini. Di antaranya Mujawab, Hibzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Haqtil Quran, Tafsirul Quran, dan Musabaqah Makalah.

Ketua Lembaga Pelatihan Tiwalatil Qur'an (LPTQ), Syaiful Bahri mengatakan adanya lembaga LPTQ sangat berperan mencetak qari-qari baru yang mampu membaca dan memahami ayat Alquran dengan penghayatan. LPTQ bertanggungjawab mencetak qari-qari baru serta mendidik mereka agar mampu menjadi qari dengan standar nasional atau internasional.

"MTQ mampu membuat masyarakat menjadi terbiasa mendengar ayat suci Alquran," katanya saat pembukaan MTQ Kota Medan, Selasa (19/3).

Reporter : Agus Raharjo
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.110 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...