Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 / 20 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Innalillahi, Imam Masjidil Haram Tutup Usia

Kamis, 20 Desember 2012, 11:27 WIB
Komentar : 14
Imam Masjidil Haram memimpin shalat berjamaah
Imam Masjidil Haram memimpin shalat berjamaah

REPUBLIKA.CO.ID, Innalillahi wa inna illaihi rajiun. Imam Masjidil Haram, Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Sabil dikabarkan telah wafat di usianya yang ke-88 tahun. Beliau wafat di rumah sakit Garda Nasional, Jeddah, Senin (17/12).

Syaikh Al-Sabil wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit komplikasi jantung dan paru-paru yang dideritanya. Shalat jenazah diselenggarakan di Masjidil haram pada Selasa (18/12) sore waktu setempat.

Syaikh Al-Sabil yang terkenal sebagai mantan ketua presidensi umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga sebagai ulama senior yang disegani di seantero Timur Tengah. Syaikh telah mengimami shalat di Masjidil Haram selama 44 tahun.

Ulama kelahiran tahun 1924 yang berasal dari daerah Qashim tersebut juga pernah menjadi anggota Haiah Kibaril Ulama (Komite Ulama Senior Saudi). Selain menjadi imam, beliau juga pernah mengajar sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Dirosat Islamiyyah di Universitas Ummul Quro Saudi.

Selain dari tokoh-tokoh Arab Saudi sendiri, ucapan belangsungkawa mengalir dari beberapa tokoh dunia islam. Kepulangan Syaikh ke rahmatullah  juga sempat menjadi tranding topik di twitter Saudi.

Selain itu, tokoh-tokoh Hamas di Palestina yang termasuk lebih utama merespon wafatnya Syaikh, menyampaikan takziahnya ke kerajaan Saudi. Seperti pernyataan resmi Hamas yang disampaikan lewat website resminya, Hamas menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Beliau merupakan anggota Lembaga Ulama Besar, juga anggota Lembaga Fikih Islam dan Ketua Komite Media Masjid di kerajaan Arab Saudi. Semoga Allah memberikan rahmat yang luas kepada beliau dan memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.” Seperti dilaporkan salah satu website informasi palestina, palinfo.com, kemarin.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Dewi Mardiani
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...