Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Inggris Tolak Rencana Pendirian Masjid Agung

Kamis, 06 Desember 2012, 16:22 WIB
Komentar : 0
en.wikipedia.org
Masjid Abbey Mills di wilayah West Ham, London Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemerintah Inggris menolak memberikan izin pendirian masjid agung di wilayah West Ham, London Timur. Rencananya, masjid agung tersebut akan dibangun dengan kapasitas 9.000 jamaah.

Penolakan diberikan anggota-angota dari Newham Borough Council. Padahal, jika izin tersebut diberikan, Masjid Abbey Mills, yang juga dikenal dengan Riverine Centre akan menjadi salah satu pusat Islamic Centre di Inggris dan Eropa Barat.

Jamaah Tabligh yang merencanakan pembangunan masjid tersebut akan menggunakan bagian dari situs enam hektar lahan dari Abbey Mills hingga London Markaz. Kawasan tersebut juga disebut sebagai Masjid e-llyas yang dapat menampung hingga 2.500 jamaah. Namun, dewan menolak ekspansi lahan tersebut.

Anggota Eksekutif Dewan Newham untuk perencanaan strategis menilai, bangunan yang diusulkan terlalu besar dan akan berdampak pada bangunan bersejarah yang penting di dekatnya. Menurutnya, dewan telah berpikir panjang dan hati-hati sebelum menolaknya. "Dewan juga sudah berkonsultasi dengan intensif tentang usulan ini, " ujarnya seperti dikutip Huffington Post, Kamis (6/12).

Dalam kebijakan perencanaan dewan, pengembangan situs Mill Abbey akan diperuntukkan bagi perumahan, pekerjaan, dan masyarakat. Hal itu untuk menciptakan pusat lokal baru di dekat stasiun West Ham serta regenerasi wilayah. "Penciptaan rumah baru dan pekerjaan merupakan prioritas bagi Dewan Newham. Rencana tersebut tidak konsisten dengan kebijakan," ujarnya.

Masjid baru ini akan dibangun dengan luasan hampir menyamai Olympic Park di Stratford pada 2012. Nantinya, masjid itu dilengkapi tempat shalat untuk laki-laki hingga 7.440 orang dan wanita hingga 2.000 orang. Sejak Jamaah Tablighi masuk ke Abbey Mills pada 1996, sengketa sering terjadi dengan Dewan Newham.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Dewi Mardiani
3.162 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  anita Senin, 31 Desember 2012, 08:36
Setuju pak refayanto..itupun kaum minoritas disini masih tereak2 hak mreka tertindas..padahal kalo mereka yang jadi kaum mayoritas menindasnya jauh lebih2 parah..
  refayanto Sabtu, 8 Desember 2012, 12:27
Sungguh enak hidup kaum minoritas di Indonesia, lapangan kerja dan ekonomi di kuasai, banguntempat ibadahpun bebas, sudah demikian pada umumnya mereka membenci kita yang manyoritas muslim. Harusnya porsi lapangan kerja disesuaikan dengan jumlah penduduknya, terutama u/birokrasi pemerintah
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda