Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Duo Bayern Muenchen Rayakan Lebaran

Minggu, 28 Oktober 2012, 12:16 WIB
Komentar : 0
Reuters/Michael Dalder
Franck Ribery (tengah) bersama Arjen Robben (kiri) dan Bastian Schweinsteiger.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Dua pesepak bola Muslim yang memperkuat Bayern Muenchen ikut merayakan Idul Adha. Franck Bilal Ribery dan Xherdan Shaqiri yang menghuni lini tengah the Bavarians menyampaikan ucapan kepada seluruh umat Islam di dunia.

"Aid Mubarek a tous les freres musulmans #AID #aidmubarek #Ribery (Bahagia Lebaran bersama seluruh saudara Muslim)," kata penggawa Les Bleus itu lewat akun twitter-nya, @FR_Officiel.

Ribery dikenal sebagai pemain yang taat menjalankan ritual agama. Sebelum pertandingan, mantan pemain Marseille dan Galatasaray itu sering berdoa di tengah lapangan. Pada periode jeda kompetisi Bundesliga musim 2010, ia bersama mantan pemain Die Roten Hamit Altintop melakukan ritual umrah ke Tanah Suci.

Adapun Shaqiri dikenal sebagai calon bintang masa depan Muenchen. Sama seperti Ribery, pemain timnas Swiss itu tidak jarang berdoa dulu sebelum laga dimulai. Mantan pemain FC Basel itu menitipkan salam kepada umat Islam di penjuru dunia untuk menikmati perayaan Idul Kurban.

Ia menyampaikan selamat Hari Raya Kurban sesuai dengan tradisi yang diucakan Muslim Bosnia. "Bajram serif mubarak olsun #bajram," ujar pemain kelahiran Kosovo yang memiliki darah keturunan Albani lewat akun twitter-nya, @XSOfficial.

Shaqiri juga mengirimkan poster bergambar Masjidil Haram bertuliskan selamat merayakan Lebaran Kurban. 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Djibril Muhammad
4.207 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Iis S. W. Senin, 29 Oktober 2012, 05:48
Subhanalloh. Maha Suci Allah
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...