Senin, 6 Zulqaidah 1435 / 01 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tembakan Meriam, Tanda Idul Fitri untuk Masyarakat Kaisen India

Kamis, 16 Agustus 2012, 17:32 WIB
Komentar : 0
Meriam penanda Idul Fitri di Kaisen, India
Meriam penanda Idul Fitri di Kaisen, India

REPUBLIKA.CO.ID,NEW DELHI--Dalam Hitungan hari Ramadhan akan segera berakhir. Tembakan terakhir meriam kanon di Raisen, India, akan menjadi tanda umat Islam segera merayakan Idul Fitri.

Sudah 200 tahun tembakan meriam kanon mengingatkan umat Islam di Raisen, India untuk berbuka puasa dan sahur. Tradisi itu tetap terjaga dari generasi ke generasi. "Tradisi ini merupakan keunikan yang ada di kota kami," kata Qazi Shehr, Kepala kota Zahiruddin, seperti dikutip onislam.net, Kamis (16/8).

Tradisi menembakkan kanon selama Ramadhan dimulai oleh penguasa Begums Bhopal di awal abad 18. Secara historis, meriam digunakan untuk menandakan waktu dan operasi militer. Tradisi itu mulai memudar di Bhopal, lalu warga Raisen melestarikannya. "Kami mencoba yang terbaik untuk melestarikan tradisi kami," kata Qazi.

Tidak seperti zaman dahulu, pejabat kota telah membuat aturan khusus terkait tembakan meriam selama Ramadhan. Pemerintah memberikan syarat agar umat Islam hanya menggunakan 500 gram amunisi meriam.

"Selama sebulam meriam beroperasi, umat Islam harus mengeluarkan dana sebesar 35 ribu Rupee India atau setara 700 dolar AS. Dana itu kami dapat dari sumbangan umat Islam," papar Presiden Komite Muslim Tehwar, Jamil Khan.

Kishwar Khan, ada sosok dibalik beroperasinya meriam kanon selama sepuluh tahun terakhir. "Sebelumnya, ayah saya yang mengoperasikannya. Lalu, saya melanjutkan tugas beliau. Untuk pekerjaan ini saya mendapatkan gaji 6 ribu Rupe India atau 120 dollar AS selama satu bulan penuh," katanya.

Reporter : agung sasongko
Redaktur : Taufik Rachman
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...