Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Kritik Pedas Muslim Rusia untuk AS

Sabtu, 04 Agustus 2012, 04:07 WIB
Komentar : 16
eschatologytoday.blogspot.com
Muslim Rusia/ilustrasi
Muslim Rusia/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Muslim Rusia membantah kritik AS soal kebebasan beragama di negara mereka. Mereka justru memastikan umat Islam tengah menikmati kebebasan beragama di Rusia. "Tidak ada represi terhadap umat Islam di Rusia," sanggah Albir Krganov, Mufti Moskow dan Wilayah Tengah Rusia, seperti dikutip Russia Today, Jumat (3/8).

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS merilis laporan tentang kebebasan beragama dunia. Dalam laporan itu disebutkan Muslim Rusia mengalami diskriminasi. Padahal konstitusi Rusia menjamin hak untuk menjalankan agama.

AS menuduh Rusia menggunakan dalih kelompok ekstremis guna menargetkan agama minoritas, melakukan penangkapan dan membatasi akses ke tempat ibadah. Namun, tuduhan itu ditolak pemimpin komunitas muslim.
 
Menurut Krganov masalah yang dihadapi umat Islam saat ini adalah soal komunikasi dengan pemerintah bukan penganiayaan atau diskriminasi. Tidak ada pihak berwenang yang mencegah muslim melaksanakan shalat.

Krganov berpendapat laporan AS itu terlalu berlebihan. Ia merasa aneh dengan kebijakan internal mereka yang juga menghalangi hak minoritas. Lalu, mereka berteriak negara lain menghalangi hak warga negaranya untuk beribadah.

Gereja Ortodoks Rusia turut mengkritik laporan AS. Deputi Kepala Patriarkat untuk hubungan antara gereja dan masyarakat, Georgiy Roshcin mengatakan AS selalu memanfaatkan sumber informasi dari pihak tak dikenal dan kemungkinan berbagi dengan organisasi oposisi pemerintah Rusia.

"Di AS sendiri,  kita tidak akan menemukan pendekatan yang seragam untuk semua agama. Laporan ini hanya menyebabkan kebingungan," pungkas dia.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Dewi Mardiani
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  andie Senin, 6 Agustus 2012, 13:04
Islam ibarat air dlm balon, jika ditekan terlalu keras makan akan pecah dan airnya muncrat kemana-mana..ntr jg lama2 Amerika warganya bnyk yg meluk Islam.. Amin..wassalam
  indah Senin, 6 Agustus 2012, 08:55
lihatlah saudaraku....sebentar lagi amerika dan israel akan hancur...bahagia sekali rasanya
  Gungun Senin, 6 Agustus 2012, 00:03
Gak ada komunis sekarang Islam dijadikan musuh AS demi persatuan amerika dajjal dibawah kepemimpinan imperialis berack obama.
  Saron Minggu, 5 Agustus 2012, 20:40
Masing2 negara ada plus minusnya. Kejelekan AS terlalu mendukung israil tak peduli salah. Tapi itu mungkin akan berubah suatu saat nanti.
  yatnoto Minggu, 5 Agustus 2012, 18:44
negara aneh amerika, umat yang tdk menghadapi masalah, mereka teriyaki ada pelanggaran HAM. Sedangkan amerika sendiri melakukan diskriminasi terhada ISLAM, contoh umat Islam amerika, selalu dimata-matai oleh cia. Semoga umat ISLAM di dunia bisa sadar semua ini. BRAVO IRAN pahlawan Muslim dunia