Saturday, 28 Safar 1436 / 20 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Kritik Pedas Muslim Rusia untuk AS

Saturday, 04 August 2012, 04:07 WIB
Komentar : 16
eschatologytoday.blogspot.com
Muslim Rusia/ilustrasi
Muslim Rusia/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Muslim Rusia membantah kritik AS soal kebebasan beragama di negara mereka. Mereka justru memastikan umat Islam tengah menikmati kebebasan beragama di Rusia. "Tidak ada represi terhadap umat Islam di Rusia," sanggah Albir Krganov, Mufti Moskow dan Wilayah Tengah Rusia, seperti dikutip Russia Today, Jumat (3/8).

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS merilis laporan tentang kebebasan beragama dunia. Dalam laporan itu disebutkan Muslim Rusia mengalami diskriminasi. Padahal konstitusi Rusia menjamin hak untuk menjalankan agama.

AS menuduh Rusia menggunakan dalih kelompok ekstremis guna menargetkan agama minoritas, melakukan penangkapan dan membatasi akses ke tempat ibadah. Namun, tuduhan itu ditolak pemimpin komunitas muslim.
 
Menurut Krganov masalah yang dihadapi umat Islam saat ini adalah soal komunikasi dengan pemerintah bukan penganiayaan atau diskriminasi. Tidak ada pihak berwenang yang mencegah muslim melaksanakan shalat.

Krganov berpendapat laporan AS itu terlalu berlebihan. Ia merasa aneh dengan kebijakan internal mereka yang juga menghalangi hak minoritas. Lalu, mereka berteriak negara lain menghalangi hak warga negaranya untuk beribadah.

Gereja Ortodoks Rusia turut mengkritik laporan AS. Deputi Kepala Patriarkat untuk hubungan antara gereja dan masyarakat, Georgiy Roshcin mengatakan AS selalu memanfaatkan sumber informasi dari pihak tak dikenal dan kemungkinan berbagi dengan organisasi oposisi pemerintah Rusia.

"Di AS sendiri,  kita tidak akan menemukan pendekatan yang seragam untuk semua agama. Laporan ini hanya menyebabkan kebingungan," pungkas dia.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Dewi Mardiani
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...