Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Muslim di Yunani, Umat yang Terpinggirkan (2)

Jumat, 13 Juli 2012, 22:31 WIB
Komentar : 0
AP
Muslimah Yunani saat shalat berjamaah di depan kampus Universitas Athena.
Muslimah Yunani saat shalat berjamaah di depan kampus Universitas Athena.

REPUBLIKA.CO.ID, Dalam beberapa tahun terakhir, animo masyarakat Yunani terhadap Islam terbilang meningkat.

Sensus tahun 2006 menyebutkan bahwa dari total penduduk Yunani yang mencapai 10 juta jiwa, sekitar dua juta jiwa merupakan kaum imigran. Sebagian besar dari para imigran tersebut adalah Muslim.

Masuknya Islam

Mengutip laman Wikipedia, secara keseluruhan penduduk Muslim di Yunani berasal dari latar belakang etnis, bahasa, dan sosial yang berbeda. Mereka berasal dari etnis Turki, Pomaks, Roma, dan Muslim Yunani yang memeluk Islam, terutama pada abad ke-17 dan 18 Masehi.

Penduduk Muslim di Yunani mengalami penurunan dalam jumlah besar karena adanya perjanjian penukaran penduduk pada 1923 yang disebut Perjanjian Lausanne antara Yunani dan Turki. Perjanjian ini mengharuskan Muslim yang tinggal di Yunani harus pindah ke Turki.

Demikian pula sebaliknya, orang Kristen yang ada di Turki harus pindah ke Yunani. Namun, Muslim yang ada di wilayah Thrace dan Kristen Istanbul yang ada di Kepulauan Imvros dan Tenedos tak masuk dalam pertukaran yang disebutkan dalam perjanjian itu.

Ada pula pendatang Muslim yang masuk dan kemudian tinggal di Yunani. Pendatang atau imigran Muslim pertama yang beragama Islam kebanyakan dari Palestina. Mereka tiba pada 1970-an di wilayah utama Yunani, yaitu Athena dan Thessaloniki.

Sejak 1990, jumlah imigran Muslim yang datang ke Yunani meningkat. Sebanyak 50 persen berasal dari Albania, sedangkan sisanya imigran yang datang dari negara-negara Timur Tengah, Pakistan, India, dan Bangladesh

Tempat ibadah

Konstitusi Yunani menjamin kebebasan mutlak dalam beragama. Konstitusi tersebut juga menyatakan bahwa setiap orang yang tinggal di wilayah Yunani akan menikmati perlindungan penuh akan kepercayaan mereka. Dalam kenyataannya, Muslim Yunani justru menjadi komunitas yang termarginalkan dan kerap diabaikan oleh pemerintah.

Reporter : Nidia Zuraya
Redaktur : Chairul Akhmad
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar