Tuesday, 11 Rajab 1434 / 21 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

PNS Chechnya Diimbau Pakai Busana Muslim

Monday, 09 July 2012, 22:59 WIB
Komentar : 8
Republika/Wihdan Hidayat
Muslimah berjilbab (ilustrasi).
Muslimah berjilbab (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CHECHNYA -- Geliat Muslim di wilayah Chechnya, Rusia mulai menyentuh cara berpakaian di instansi-instansi pemerintahan di negara tersebut.

Pegawai negeri sipil (PNS) pria di wilayah Chechnya diminta menggunakan busana Muslim. Sementara PNS wanitanya diminta untuk mengenakan jilbab yang menutup kepala.

"Kami menyarankan agar para pegawai negeri pria bekerja dengan mengenakan jas dan dasi. Sementara perempuan mengenakan rok yang menutupi lutut mereka, serta mengenakan penutup kepala," sebut seorang pejabat Chechnya, Magomed Selimkhanov, seperti diberitakan Reuters, Senin (9/7).

Sementara setiap Jumat, PNS di wilayah Kaukasus itu diwajibkan memakai busana muslim tradisional. Kendati begitu, Selimkhanov mengingatkan himbauan itu adalah rekomendasi.

Kebijakan itu disindir aktivis HAM, Ruslan Badalov yang menyebut busana Muslim adalah bagian dari masalah yang muncul di Chechnya belakangan ini. "Setiap tahun, pejabat Chechnya muncul dengan kebijakan baru yang serupa dengan kebijakan sekarang," ujar Ruslan.

"Ini adalah tradisi Kaukasus, namun hal ini tidak boleh dipaksa," tegasnya.

Islam di wilayah pegunungan Eurasia itu perlahan-lahan mulai bangkit. Karena itu, Kremlin terus memantau kebangkitan Muslim Chechnya.

Sejumlah pengamat memprediksi, Pemerintah Chechnya bakal didesak memberikan otonomi khusus ke wilayah mayoritas muslim tersebut. Mengingat Islam di Chechnya perlahan-lahan mulai bangkit dari tidur panjangnya.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Reuters
11.519 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  bujang Tuesday, 10 July 2012, 13:39
wah pns nya catek2, coba pns di indonesia seperti itu, pasti semua urusan cepet beresnya
  adam Tuesday, 10 July 2012, 12:26
semuga Allah selalu melindungi muslim/muslimah chehnya
  icn Tuesday, 10 July 2012, 12:24
alhamdulillah, bagaimana dengan indonesia?
  imron Tuesday, 10 July 2012, 11:39
semoga Islam memberikan pencerahan bagi dunia
  ibnu ali Tuesday, 10 July 2012, 10:33
seharusnya pemerintah indonesia melakukan hal yang sama mengingat jumlah muslim yg ada di indnesia..
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Malawi Bangun Universitas Islam Pertama
LILONGWE---Muslim Malawi tak lama lagi akan membuka Universitas Islam pertama di negara itu. Pembangunan kampus ini diharapkan dapat mempromosikan pendidikan modern dikalangan Muslim. Pembangunan...