Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pesepakbola Muslimah Australia Gembira Larangan Jilbab Dicabut

Senin, 09 Juli 2012, 20:15 WIB
Komentar : 1
alarabiya.net
Pesepakbola Muslimah
Pesepakbola Muslimah

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Putusan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) yang memperbolehkan jilbab dalam setiap pertandingan sepak bola dipuji pesepakbola Muslimah Australia. Menurut mereka, langkah itu merupakan bentuk penghormatan terhadap keyakinan pesepakbola muslim.

Pemain UNSW Lions, Asmaah Helal, mengatakan, butuh perjuangan guna menjadi pesepakbola. "Tidak mudah bagiku menjadi pesepakbola. Jadi, putusan itu bakal memberikan implikasi positif," sebut muslimah 25 tahun itu seperti dikutip onislam.net, Senin (9/7).

Asmaah mengaku tak sabar untuk bersaing dalam kompetisi tingkat internasional. Awalnya, ia merasa sedih ketika aturan menahan keinginan muslimah ambil bagian dari olahraga paling popular sejat raya itu.

"Aku dan rekan-rekan yang lain sangat antusias bermain sepakbola. Ketika antusiasme terhalang aturan, kami merasa ada yang salah dengan sepakbola," ucapnya.

Mantan Wakil Presiden Konfederasi Sepabola Asia (AFC), Moya Dodd percaya putusan mencabut larangan jilbab akan memicu peningkatan jumlah muslimah yang terlibat dalam sepakbola. "Hanya masalah waktu saja," prediksinya.

IFAB akhirnya memutuskan mencabut larangan yang berlaku sejak 2007. Pencabutan larangan itu  memungkinkan pesepakbola muslimah mengenakan jilbab dan seragam khusus dalam pertandingan.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : onislam.net
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...