Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sudan akan Terapkan Syariah Islam 100 Persen

Minggu, 08 Juli 2012, 18:47 WIB
Komentar : 1
Abd Raouf/AP
Presiden Sudan Omar al-Bashir (paling kiri)
Presiden Sudan Omar al-Bashir (paling kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM—Presiden Sudan, Omar al-Bashir berjanji akan menerapkan aturan syariat Islam lebih ketat dalam pembentukan konsititusi baru, Sabtu (14/7) depan. Hal itu lakukan guna menjadi contoh negara-negara tetangga yang kini dipimpin partai islam.

“Kami ingin menjadikan konstitusi Sudan 100 persen Islam tanpa komunisme atau sekularisme barat,” papar dia dihadapan pemimpin komunitas muslim, Ahad (8/7). Ia mengatakan tidak akan memberikan toleransi kepada kalangan non muslim.

Bashir optimis konstitusi baru ini akan membantu mempercepat transformasi politik setelah pemisahan. Namun, ia tidak menyebutkan secara pasti kapan konstitusi baru itu ditetapkan. Sejumlah pengamat mengatakan langkah al-Bashir telah diprediksi sebelumnya.

Langkah Bashir itu sempat mendapat penolakan. Namun, Bashir punya cara tersendiri guna menghilangakn penolakan, Ia ajak para pemimpin partai Islam untuk turut serta dalam merancang konsitutusi.

Bashir telah berkuasa selama 23 tahun setelah memimpin kudeta. Oleh Pengadilan Pidana Internasional, ia dituduh atas kejahatan perang di Darfur, Sudan Selatan.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Hafidz Muftisany
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar