Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Muslim Kenya Lindungi Gereja dari Terorisme

Rabu, 04 Juli 2012, 20:00 WIB
Komentar : 0
islamizationwatch.blogspot.com
Muslim Kenya
Muslim Kenya

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Pemimpin komunitas Muslim Kenya sepakat membentuk satuan tugas guna melindungi gereja dari serangan kelompok bersenjata. Langkah itu ditempuh setelah terjadi serangan terhadap gereja di Garissa, kota terdekat dengan perbatasan Somalia, Ahad (2/7) lalu. Dalam serangan itu, 15 orang tewas.
 
Kepala Dewan Tertinggi Muslim Kenya, Adan Wachu mengatakan serangan itu merupakan tindak terorisme. "Ada pihak di luar sana yang bertekad untuk membuat Kenya seperti Nigeria," kata dia seperti dikutip standarmedia.co.ke, Rabu (4/7). Karena itu, pihaknya tidak akan mengizinkan kelompok mana pun menyerang kembali gereja-gereja di negara ini.
 
Selasa (3/7) kemarin, Wachu bersama pemimpin agama lain dalam pertemuan Dewan antar-Agama di Kenya sepakat bahwa serangan terhadap gereja adalah tindakan terorisme. "Kita semua memutuskan berdiri bersama sebagai satu kesatuan. Kami akan tempatkan satuan tugas dari kalangan muslim untuk melindungi gereja," tegasnya
 
Sebelumnya, Organisasi Muslim Kenya menyatakan dukungannya terhadap pembuatan UU terkait masalah terorisme. Mereka menekankan terorisme bertentangan dengan ajaran Islam. “Kami sepenuhnya mendukung RUU tersebut. Harapannya, RUU itu akan menjadi solusi dari penanganan kasus terorisme,” papar Sheikh Athman Mponda, ketua Asosiasi Organisasi Muslim Kenya.
 
Ia juga memastikan UU itu tidak diskriminatif terhadap komunitas muslim. Sebab, RUU itu baru menetapkan hukuman bila terbukti bersalah. “Aturan ini mencegah adanya salah tangkap,” papar dia.
 
Oktober lalu, pasukan Kenya memasuki Somalia guna mengejar kelompok militan al-Shabab. Oleh Kenya, kelompok itu dituduh melakukan penculikan dan kerusuhan di wilayah perbatasan. Ketika dimintai komentar, kelompok Al-Shabab enggan menanggapi. 

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Hazliansyah
Sumber : standarmedia
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar