Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ulama Saudi: Awal Puasa 20 Juli

Selasa, 03 Juli 2012, 09:06 WIB
Komentar : 50
Arab News
Muslim Arab Saudi saat shalat Idul Fitri
Muslim Arab Saudi saat shalat Idul Fitri

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Anggota Dewan Ulama senior di Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Abdullah Al-Manie mengatakan awal puasa akan jatuh pada Jumat, 20 Juli mendatang. Sementara Hari Raya Idul Fitri pada Jumat, 19 Agustus.

Ia melanjutkan, puasa akan berakhir pada Sabtu, 18 Agustus. Hari-hari yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan dan ritus lainnya harus dikonfirmasi via penampakan bulan baru dan perintah kerajaan.

Al-Manie menambahkan hari Arafah akan jatuh pada Kamis 25 Oktober dan tahun Hijriyah berikutnya 1434 akan dimulai pada 15 November.

Tradisi dari 15 tahun terakhir yang mengumumkan awal kemungkinan Ramadhan, Idul Fitri dan haji adalah untuk membantu persiapan dalam melihat bulan baru.

Pengumuman ini juga memungkinkan cukup waktu untuk mendiskusikan hal yang berkaitan dengan penampakan bulan baru, demikian laporan koran lokal Senin (2/7) kemarin.

"Matahari akan ditetapkan pada tanggal 29 Syawal (bulan ke-10 Hijriyah setelah Ramadhan) yang sesuai dengan 9 Oktober pada 06:23, lima menit sebelum bulan akan ditetapkan pada 6:28 pm," ujar Al-Manie.

Hari pertama Dzulqaidah (11 Hijriyah bulan) akan terjadi pada Senin 17 September, sedangkan Dzulhijjah akan mulai pada 17 Oktober. Idul Adha pada 26 Oktober.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Arab News
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  parmato Jumat, 20 Juli 2012, 19:07
Kejadian beberapa waktu yg lalu, penetapan pemerintah tentang hari id Adha. di Arab para jamaah sudah lempar jumrah, di Indonesia baru sholat Id......
  putra Jumat, 20 Juli 2012, 11:17
perbedaan pemahaman tidak usah di perdebatkan.. karna keduanya mempunyai tujuan yang sama.. sama2 ingin mencari yang lebih baik.. jadi kita tidak perlu memojokkan mana yg tidak benar menurut kita... sebab kita sama
  Jasmadi Joko Kartiko Jumat, 20 Juli 2012, 08:22
klo sy lebih yakin dengan hisap/ puasa tgl 20 Jul, gerhana mthr total yang periodenya skt 100 th aja bs dipastikan sampe ke detiknya, masak peredaran bulan ga bs, tp perbedaan itu indah, tdk perlu dipertentangkan, insya Allah semuanya mendapatkan berkah dari Allah swt.
  deden Jumat, 20 Juli 2012, 08:06
inilah fakta jika umat islam tidak memiliki kepemimpinan yang satu... mudah sekali berbeda... dan tidak ada yang mempersatukannya.... (jika luasnya indonesia mencakup saudi arabia... apakah masih ada perbedaan itu.....
  dpras Jumat, 20 Juli 2012, 03:49
boleh jadi saat matahari terbenam di indonesia, hilal memang belum wujud, akan tetapi saat matahari terbenam di saudi, hilal sudah wujud. umat islam dimanapun jika mengetahui bahwa hilal sudah wujud, berarti sudah waktunya puasa