Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Komunitas Muslim Lebih Merasa 'Inggris' Dibandingkan Etnis Kulit Putih

Minggu, 01 Juli 2012, 21:15 WIB
Komentar : 1
thefridaytimes
Pemuda Muslim Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Keliru bila berasumsi  bahwa komunitas Muslim sulit berintegrasi ke dalam masyarakat Inggris. Sebaliknya, komunitas Muslim justru merasa sangat "Inggris" ketimbang etnis kulit putih.

Demikian kesimpulan hasil riset bertajuk "Memahami Masyarakat" yang rilis Institut Riset Sosial Ekonomi, Universitas Essex.

Hasil riset itu menyebutkan komunitas muslim, terutama dari kalangan imigran Pakistan (rata-rata 7.76), cenderung memiliki keterikatan yang kuat terhadap Inggris ketimbang negara asal mereka.

Sementara, kalangan kulit putih (rata-rata 6.68) cenderung tidak merasa seperti orang Inggris. Selain Muslim Pakistan, imigran asal Bangladesh dan India  menempati urutan kedua dan ketiga kelompok etnis yang merasa sangat "Inggris".

"Jadi, klaim yang mengatakan komunitas muslim tidak mampu berintergrasi ke dalam masyarakat Inggris merupakan hal berlebihan," demikian bunyi hasil riset itu seperti dikutip dailymail.co.uk, Ahad (1/7).

Peneliti Alita Nandi mengatakan sulit untuk berasumsi bahwa komunitas Muslim merasa sangat "Inggris" sementara orang lain berasumsi sebaliknya. 

"Banyak orang memiliki identitas ganda. Tapi menarik untuk ditelaah bahwa terjadi peningkatan pengakuan identitas sebagai orang Inggris.  Disisi lain, mayoritas populasi kulit putih lebih memilih mempertahankan identitas mereka sebagai orang non-Inggris seperti Skotlandia atau Wales," kata dia.

Riset ini melibatkan 40 ribu kepala keluarga Inggris. Oleh peneliti, mereka diberikan sejumlah pertanyaan dengan skala penilaian 1-10

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : alarabiya
3.574 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...