Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Intai Umat Islam, Muslim New York Gugat NYPD

Thursday, 07 June 2012, 19:01 WIB
Komentar : 0
islamicblog.co.in
Muslim AS
Muslim AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Muslim New York mengajukan gugatan terhadap Kepolisian New York (NYPD) atas tuduhan memata-matai Muslim dalam menjalani aktivitasnya, Rabu (6/6) kemarin.

"Apa yang membuat Amerika besar adalah setiap orang diperlakukan sama di mata hukum," ungkap Direktur Eksekutif Pengacara Muslim, Farhana Khera, seperti dikutip onislam.net, Kamis (7/6).

Farhana mengatakan, gugatan yang diajukan delapan Muslim yang terdiri dari imam, mahasiswa, pebisnis, dan tentara itu dimaksudkan untuk mengakhiri operasi mata-mata yang dilakukan NYPD terhadap Muslim. "Mereka merasa haknya dilanggar. Mereka ini hanya warga negara bisa yang merasakan ada yang salah dengan apa yang dilakukan penegak hukum terhadap kehidupannya," papar dia.

Para pemimpin komunitas Muslim menilai, kata Khera, langkah tersebut merupakan upaya terakhir mereka guna melindungi hak konstitusional Muslim AS. "Bagaimana tidak, NYPD menolak untuk menyebut tindakan mereka itu melanggar hak, sementara Jaksa Agung seolah tangannya terikat, dan departemen Kehakiman AS tampak angkat tangan. Jadi, gugatan ini merupakan upaya terakhir untuk memperjuangkan hak para Muslim," papar Khera.

Presiden Liga Arab AS, Ared Assaf secara terpisah mengatakan, gugatan itu menunjukan reaksi dingin kalangan Muslim dari pengawasan NYPD. "Akibat pengawasan itu, kami melihat adanya penurunan kehadiran Muslim di masjid. Mereka juga tidak lagi mengidentifikasi kegiatan bisnis mereka sebagai tokok halal, ini tentu menjadi masalah," kata dia.

Seperti diberitakan kantor berita AP melaporkan, adanya aktivitas mata-mata yang dilakukan NYPD terhadap komunitas muslim. Dari file rahasia yang diperoleh, NYPD melakukan pengawasan pada lokasi-lokasi seperti masjid, toko kelontong dan kampus. Aktivitas mata-mata yang dilakukan merujuk pada data base rahasia terkait aktivitas Muslim.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...