Rabu, 16 Mei 2012, 21:10 WIB

Arab Saudi Bangun Masjid di Bawah Laut

Rep: Prima Restri Ludfiani/ Red: Chairul Akhmad
Blogspot.com
Masjid di dalam air.
Masjid di dalam air.

REPUBLIKA.CO.ID, Selain memiliki masjid utama bagi umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Kerajaan Arab Saudi membuat terobosan baru, yaitu membangun masjid pertama yang berada di dalam air.

Sekelompok penyelam kerajaan membangun masjid mengggunakan pipa plastik yang berisi pasir di bawah laut di pantai utara Kota Tabuk yang berbatasan dengan Negara Yordania.

''Salah satu kolega datang dengan ide ini pada musim panas tahun lalu dan kami berusaha mewujudkannya,'' kata salah satu penyelam, Hamdan bin Salim Al-Masoudi seperti dilansir laman www.arabbusiness.com.

Konstruksi masjid dilaporkan sudah diselesaikan. "Saat kami melakukan sentuhan akhir pada kosntruksi saatnya untuk ibadah sore. Lalu shalat berjamaah pertama di bawah air dilakukan," ujar Hamdan.

Sementara itu, Arab Saudi juga berencana membangun 98.000 toilet baru di Tanah Suci Makkah. Rencana pembangunan yang bersamaan dengan pembangunan lainnya ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 1,7 miliar dolar AS.

Kepala Administrasi Proyek Pembangunan Tempat Suci, Habib Zain Al-Abdeen, mengatakan terjadi kekurangan toilet saat musim haji tiba. Dan dalam tiga tahun mendatang Pemerintah Arab Saudi juga akan membangun 62 ribu WC baru.

Dan dua tahun setelah itu, akan dibangun juga 62 ribu toilet baru di Mina, Arafah dan Muzdalifah. Pembangunan ini untuk mengakhiri kekurangan toilet di musim haji.

Al-Abdeen menambahkan, setiap toliet akan dibangun dua tingkat. Dengan warna biru untuk menandakan toilet laki-laki dan warna merah mudah untuk toilet perempuan.

Proyek lainnya yang juga dijadwalkan pada tempat suci adalah memindahkan rumah potong hewan untuk sapi dan unta dari Mina ke Al-Muaisim. Serta infrastruktur berupa jalur kereta api baru. Namun, tidak disebutkan secara detail berapa anggaran yang dihabiskan untuk masing-masing proyek. Arab Saudi mendapatkan penerimaan sangat besar saat musim haji datang.


Berita Terkait