Wednesday, 7 Zulhijjah 1435 / 01 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Arab Saudi Bangun Masjid di Bawah Laut

Wednesday, 16 May 2012, 21:10 WIB
Komentar : 0
Blogspot.com
Masjid di dalam air.
Masjid di dalam air.

REPUBLIKA.CO.ID, Selain memiliki masjid utama bagi umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Kerajaan Arab Saudi membuat terobosan baru, yaitu membangun masjid pertama yang berada di dalam air.

Sekelompok penyelam kerajaan membangun masjid mengggunakan pipa plastik yang berisi pasir di bawah laut di pantai utara Kota Tabuk yang berbatasan dengan Negara Yordania.

''Salah satu kolega datang dengan ide ini pada musim panas tahun lalu dan kami berusaha mewujudkannya,'' kata salah satu penyelam, Hamdan bin Salim Al-Masoudi seperti dilansir laman www.arabbusiness.com.

Konstruksi masjid dilaporkan sudah diselesaikan. "Saat kami melakukan sentuhan akhir pada kosntruksi saatnya untuk ibadah sore. Lalu shalat berjamaah pertama di bawah air dilakukan," ujar Hamdan.

Sementara itu, Arab Saudi juga berencana membangun 98.000 toilet baru di Tanah Suci Makkah. Rencana pembangunan yang bersamaan dengan pembangunan lainnya ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 1,7 miliar dolar AS.

Kepala Administrasi Proyek Pembangunan Tempat Suci, Habib Zain Al-Abdeen, mengatakan terjadi kekurangan toilet saat musim haji tiba. Dan dalam tiga tahun mendatang Pemerintah Arab Saudi juga akan membangun 62 ribu WC baru.

Dan dua tahun setelah itu, akan dibangun juga 62 ribu toilet baru di Mina, Arafah dan Muzdalifah. Pembangunan ini untuk mengakhiri kekurangan toilet di musim haji.

Al-Abdeen menambahkan, setiap toliet akan dibangun dua tingkat. Dengan warna biru untuk menandakan toilet laki-laki dan warna merah mudah untuk toilet perempuan.

Proyek lainnya yang juga dijadwalkan pada tempat suci adalah memindahkan rumah potong hewan untuk sapi dan unta dari Mina ke Al-Muaisim. Serta infrastruktur berupa jalur kereta api baru. Namun, tidak disebutkan secara detail berapa anggaran yang dihabiskan untuk masing-masing proyek. Arab Saudi mendapatkan penerimaan sangat besar saat musim haji datang.


Reporter : Prima Restri Ludfiani
Redaktur : Chairul Akhmad
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...