Monday, 26 Zulhijjah 1435 / 20 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Seminar Polisi Tenessee dengan Pembicara Tokoh Anti-Islam Ternama (1)

Saturday, 18 February 2012, 15:50 WIB
Komentar : 0
dnj.com
Kelas Islam di Islamic Center Murfreesboro.
Kelas Islam di Islamic Center Murfreesboro.

REPUBLIKA.CO.ID, TENESSEE - Sejumlah petugas polisi di Tennessee menghadiri seminar pelatihan di Murfreesboro pekan ini. Yang mencemaskan seminar itu dibawakan oleh Tokoh Islamophobia dikenal yang mengklaim bahwa umat Islam tidak harus mendapatkan hak-hak Amandemen Pertama.

Dalam sesi pelatihan gratis pada hari Senin, John Guandolo, mantan agen FBI dan wakil presiden dari Kelompok Keterlibatan Virginia berbasis Strategis (SEG), berbicara kepada penegak hukum di Rutherford County, Tennessee, di  World Outreach Curch.

Seminar ini merupakan bagian dari kursus pelatihan tiga hari tentang Islam dan ancaman terorisme. Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 aparat penegak hukum di daerah tersebut, menurut Radio Middle Tennessee. Departemen Sheriff di Rutherford menegaskan bahwa 25 dari para perwiranya telah menghadiri kursus pelatihan tersebut.

Seorang wartawan dari WSMV-TV berusaha untuk memfilmkan acara tersebut, namun kamera mereka didorong pergi oleh Guandolo. Namun, berdasar laporan wartawan Nancy Amons, "Guandolo sebagian besar berbicara mengenai Hamas dan rencananya untuk menghancurkan peradaban Barat dari dalam, dan menyebut Islam sebagai pusat senyawa militer potensial."

Para petugas yang menghadiri kursus ini diwajibkan hadir dalam 40 jam pelatihan per tahun, sebagaimana diamanatkan oleh Standar Petugas Perdamaian Tennessee dan Komisi Pelatihan. Christopher Garrett, juru bicara Komisi dianggap membelokkan jawaban wartawan yang meragukan dan mempertanyakan topik seminar ke Departemen Rutherford County Sheriff.

Jubur mengatakan TPM bahwa "pemilihan topik departemen pelatihan sesi polisi - selain bagian program 40-jam dalam layanan standar juga sealan dengan kepolisian ".

Rutherford County Sheriff Robert Arnold tidak tersedia untuk diwawancara untuk cerita ini, tetapi ia mengatakan kepada Daily News-Journal di Murfreesboro bahwa petugas berusaha untuk belajar tentang "Muslim" dan "budaya Islam," dan mereka "tidak mencoba menyerang siapa pun.

Ini adalah jenis seperti pengetahuan dasar untuk pertolongan pertama," katanya. "Butuh 20 tahun untuk bisa melakukan pertolongan sempura," ujarnya Pertama kali kami melakukannya, kami tidak 'melakukannya dengan benar, tapi setidaknya kita melakukan sesuatu. Anda harus mulai belajar di beberapa titik . " bersambung

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Talking Point Memo
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Adik Presiden Obama Kirim Video Ucapan Selamat untuk Jokowi
 Presiden Obama mengirim delegasi khusus guna menghadiri upacara pengambilan sumpah pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Sementara diaspora Indonesia di Amerika...