Iran Gelar Pertemuan Pemuda Islam Sedunia

Sabtu, 28 Januari 2012, 17:29 WIB
Iran Gelar Pertemuan Pemuda Islam Sedunia
Pemuda muslim (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Seribu pemuda dari 73 negara akan menghadiri Pertemuan Internasional Kebangkitan Islam (Internasional Assembly Islamic Awakening) di Teheran, pada 29-30 Januari. Mereka akan membahas bagaimana memulai kebangkitan Islam yang nantinya akan dibawa ke negara masing-masing.

"Kebangkitan Islam akan ditentukan oleh para pemuda ini,"ungkap Sekretaris Jendral Internasional Assembly Islamic Awakening, Ali Akbar Velayati di Teheran, Sabtu (28/1). 

Velayati menjelaskan sekretariat jendral akan turut membantu mengimplementasikan hasil pertemuan tersebut. Sehingga, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal kebangkitan semua negara Islam di dunia termasuk Indonesia. 

Berbagai tema akan didiskusikan dalam pertemuan ini. Seperti mengulas kembali peran perempuan di dalam pemerintahan negara muslim, model pemerintahan negara Islam, patologi kebangkitan Islam, kesempatan dan ancamannya, hingga pembicaraan soal arogansi global dibawah kendali Amerika Serikat dan Zionis melawan kebangkitan Islam.

Velayati pun menyambut baik fenomena 'arab spring' yang dianggap sebagai awal kebangkitan Islam. Menurutnya, mereka telah berhasil untuk membawa nilai islam sebagai ruh dari pemerintahan yang baru. "Selamat datang pemerintah yang mengikuti Islam dan demokrasi Islam di pemerintahan,"jelasnya. 

Menurutnya, generasi baru ini akan memotong era kolonialisme dan imperialisme yang digalang oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Penasihat senior pemimpin besar revolusi Iran ini pun beranggapan pemerintah baru akan mampu bertahan dari tekanan dunia asing.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: A.Syalaby Ichsan
Ibnu Abbas r.a. berkata, "Manusia disuruh agar akhir masa mereka adalah di Baitullah. Hanya saja beliau memberi keringanan terhadap orang yang sedang haid."(HR Bukhari)
Jon haryadi, Kamis, 9 Pebruari 2012, 06:58

Agama Syi'ah semakin merajalela

Balas
tuan sabil, Selasa, 31 Januari 2012, 14:09

alhamdulillah

Balas
ali suhada, Senin, 30 Januari 2012, 19:12

Dan syiah iran akan merajalela.............

Balas
WAHYU, Senin, 30 Januari 2012, 08:26

jd bangkitnya bagaimana?

Balas
agil, Minggu, 29 Januari 2012, 17:25

Maju terus Islam.. hancurkan hegemoni barat, amerika, israel dan antek2nya di timur tengah....

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...