Jumat, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Organisasi Radikal Eropa Incar Komunitas Muslim

Rabu, 07 Desember 2011, 14:54 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN – Gerakan anti Islam di Denmark terus berkembang. Gerakan itu dipelopori organisasi sayap kanan radikal, Liga Pertahanan Denmark.

Organisasi ini mengusung idelogi baru yang menerima Yahudi dan kulit hitam tapi tidak dengan Muslim. "Kami tidak rasis. Kami bukan Neo-Nazi," kata Bo Vilbrand (24), juru bicara kelompok itu seperti dikutip AP, Rabu (7/12).

Gerakan ini muncul untuk melawan Islam dengan menggunakan simbol salib bukan swastika. Meski mengklaim sebagai perjuangan budaya, namun dalam pergerakannya kelompok ini tak ubahnya organisasi pengusung Xenophobia, ketakutan terhadap ras atau agama tertentu.

Pakar Esktrimis Eropa, Hajo Funke, menilai gerakan organisasi sayap kanan radikal ini lahir setelah Andres Behring Breivik membantai 77 orang dengan mengatasnamakan gerakan anti Islam. "Oslo merupakan cermin dari berkembangnya gerakan ini," kata Funke.

Analis keamanan Norwegia Jon Fitje mengatakan pihaknya belum memetakan perkembangan kelompok sayap kanan radikal. Namun, gerakan ini mulai menebarkan ancaman semenjak Maret silam. "Sepertinya ada banyak orang dengan pandangan seperti Breivik. Meski di awal, mereka mengutuk tindakannya," ungkap Fitje.

Sayangnya, kata Fitje, minimnya informasi tentang kelompok ini menjadi tantangan untuk meredam aksi kebencian terhadap islam. "Kami tidak tahu Norwegia melarang organisasi berdasarkan pandangan politi tertentu," ujarnya.

Seperti kebanyakan organisasi sayap kanan lain di Prancis dan Inggris, organisasi Liga Pertahanan Denmark mulai mendapat simpati para pemuda. Ratusan pemuda mulai bergabung dalam gerakan yang membendung islamisasi Eropa.

Peneliti Inggris, Toby Archer, menilai cepat atau lambat kelompok sayap kanan Eropa akan membuat kejutan serupa dengan apa yang dilakukan Breivik. "Kekerasan yang dilakukan Breivik belum pernah terbayangkan sebelumnya," kata dia.


Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Chairul Akhmad
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...