Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Buku Panduan Seks Kontroversial Resmi Dilarang di Malaysia

Sunday, 06 November 2011, 14:01 WIB
Komentar : 0
bikyamasr.com
Launching buku
Launching buku

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Sebuah buku panduan seks kontroversial yang ditulis sebuah kelompok wanita Muslim di Malaysia mendapatkan tentangan dari pemerintah. Malaysia melarang peredaran buku tersebut. Buku berjudul "Islamic Sex" itu ditulis oleh sebuah kelompok yang menamakan diri "Obedient Wives Club (Klub Istri-istri Patuh)".

Kelompok tersebut banyak dikritisi karena mempromosikan poligami dan dinilai merendahkan perempuan. Buku tersebut diyakini telah dibaca oleh ratusan orang. Pemerintah mengatakan siapa pun yang memperbanyak buku tersebut untuk dijual terancam hukuman penjara tiga tahun. Pada bulan lalu, kelompok para istri tersebut mengatakan pada beberapa jurnalis bahwa buku tersebut dimaksudkan sebagai panduan spiritual. Buku tersebut hanya untuk dibaca oleh anggota klub, untuk membantu mereka memahami seks.

Sebelumnya, anggota kelompok tersebut pernah mengatakan bahwa para perempuan harus bersikap layaknya pekerja-seks-kelas-atas untuk mencegah suami mereka berselingkuh dan melakukan tindak kekerasan. Kelompok ini terhubung dengan Al-Arqam, sebuah sekte yang dilarang di Malaysia pada tahun 1990-an.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri, Abdul Aziz Mid Noor, mengatakan kepada surat kabar Malaysian Star, pelarangan buku tersebut dikarenakan kontennya dan juga kaitannya dengan kelompok Al-Arqam. Para pejabat juga menambahkan, siapa pun yang kedapatan memiliki salinan buku tersebut bisa didenda 5.000 ringgit (1.600 dollar AS). Sedangkan mereka yang memperbanyak buku tersebut untuk dijual terancam hukuman penjara dan denda maksimal 20.000 ringgit.

Reporter : Devi Anggraini Oktavika
Redaktur : Chairul Akhmad
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Langgar Koalisi Tanpa Syarat, Pengamat: Jokowi Harus Ikuti Anjuran KPK dan PPATK
JAKARTA -- Joko Widodo telah mengajukan nama calon menterinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pengamat politik,...