Sabtu, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Walau Awal Puasa Berpotensi Beda, Jangan Sampai Memecah Umat

Minggu, 24 Juli 2011, 19:19 WIB
Komentar : 2
mansurovs.com
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Awal puasa tahun ini kemungkinan tidak bersamaan. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Agus Suradika, mengatakan awal puasa Ramadhan berpotensi berbeda.

Menurut Agus, Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan metode hisab (penghitungan) telah menetapkan awal puasa 1 Agustus 2011. Adapun pemerintah belum memutuskan kapan memasuki bulan Ramadhan sebab menunggu sidang isbat.

"Ada kemungkinan berbeda. Tapi tidak masalah, sebab jika memang berbeda itu anugerah," ujar Agus dalam pesan singkat yang dikirim, Ahad (23/7).

Agus menjelaskan, bila benar terjadi perbedaan dimulainya waktu puasa antara Muhammadiyah dengan pemerintah. Pihaknya tidak meminta tidak perlu dibesar-besarkan sebab keduanya memiliki metode penetapan awal bulan yang bisa dipertanggung jawabkan. "Mari kita jalani perbedaan ini dengan lapang dada," katanya.


Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : cr01
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...