Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ikhwanul Muslimin: Larangan Cadar Prancis, Perang terhadap Muslim

Selasa, 12 April 2011, 18:12 WIB
Komentar : 0
AP
Para perempuan bercadar di London Inggris memprotes larangan burqa di Prancis, Senin (11/4).
Para perempuan bercadar di London Inggris memprotes larangan burqa di Prancis, Senin (11/4).

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN, JORDAN - Ketuaa Ikhwanul Muslimin Yordania, Hammam Saeed menilai pelarangan pemakaian cadar yang berlaku mulai Senin kemarin di Prancis merupakan perang terhadap Muslim. Ia mengklaim pelarangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kebebasan sipil di Perancis.

Selain itu ia juga menggarisbawahi kebijakan tersebut sebafai sebuah "perilaku tentara salib baru" terhadap Muslim. Saeed mengatakan hal itu dalam pernyataannya Selasa (12/4) yang oleh disebutkan sebagai "tanda dimulainya perang yang berbahaya" antara budaya.

Jaringan politik Ikhwanul Muslimin, yang merupakan Front Aksi Islam, kelompok oposisi terbesar di Yordania. Ikhwanul Muslimin mendukung diterapkannya hukum Syariat Islam yang ketat di negaranya.

Yordania merupakan sekutu AS dan kunci di Timur Tengah dengan Mesir, yang satu-satunya negara di kawasan dengan perjanjian perdamaian dengan Israel. Seperti diketahui, pada Senin kemarin secara resmi Pemerintah Prancis melarang penggunaan cadar bagi para muslimah. Sontak, pelarangan tersebut menimbulkan reaksi muslim setempat.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : AP/kyivpost.com
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  pameranti Kamis, 14 April 2011, 16:14
Boikot aza penjualan minyak dari negara arab ke perancis, putuskan hungan kerja dgn negara tsb.jika tidak saling menguntungkan !

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...