Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Potong Hewan Kurban Tanpa Bius, Empat Warga Ditindak

Kamis, 18 November 2010, 17:02 WIB
Komentar : 0
Edwin/Republika
Potong hewan kurban
Potong hewan kurban

REPUBLIKA.CO.ID, NEDHERLAND--Badan Pengawasan Pangan dan Barang Belanda, VWA, menindak empat warga. Dua di antaranya adalah tukang sembelih, karena mereka melakukan penyembelihan ilegal di sebuah kompleks peternakan. Di sana ditemukan tiga ekor domba dan kulit domba. VWA menemukan kasus ini setelah diberi tahu seseorang. Di tempat lain ada kasus penyembelihan di garasi di belakang rumah seorang warga.

VWA pun melakukan proses verbal. Pada pemeriksaan yang dilakukan di rumah-rumah penyembelihan resmi, VWA tidak menemukan pelanggaran. Selasa kemarin sekitar 10 ribu domba dan kambing disembelih tanpa bius dalam rangka merayakan Idul Adha.

Menurut ajaran Islam, pembiusan hewan yang mau disembelih tidak wajib. Di Belanda aturan menyembelih sangat ketat. Antara lain harus dilakukan di tempat-tempat penyembelihan resmi yang terdaftar. Selain itu juga ada aturan ketat untuk transpor dan registrasi hewan. Demikian tulis koran online Belanda nu.nl.

Redaktur : irf
Sumber : radio nedherland
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  hen Selasa, 25 Oktober 2011, 19:27
melakukan penyembelihan hewan yg terbaik adalah sesuai dgn Sunah Rasul, gitu aja kok repot......
  punya otak Rabu, 24 November 2010, 07:35
saya sepakat dengan dr.nakai dan sastra.. saya tambahkan sedikit.. msalah darah.. knp umat islam saat qurban memotong di bagian leher krn leher urat syaraf yg paling besar.. dan darah akan mengalir dengan cepat dbagian leher.. pastinya hewan qurban tsb dalam keadaan sadar.. jd tolong gx usah bnyak komen klo gx paham..!
  dr. Nakai Jumat, 19 November 2010, 15:46
Jantung akan kacau (cpt berhenti dan menstop drh keluar) sehingga daging akan terkontaminasi oleh darah. Pernah makan daging rasanya agak asam? atau daging ayam yg msh merah spt ada drh? itu bukan krn masaknya kurang matang, ttp sdh tercampur dgn drh. Berarti cara penyembelihannya tdk benar. Aneh, Nabi sdh tau sjk dulu
  dr. Nakai Jumat, 19 November 2010, 15:46
Terakhir, saya menduga dari comment Dewa. Dia tdk senang dgn "tata cara" penyembelihan hewan qurban di Indonesia (dgn melht referensi tata cara pemerintah Belanda), krn dia sendiri mungkin hewan yg kita qurban kan itu merupakan salah satu tuhan dalam agamanya si Dewa. Sehingga dia tuhannya di perlakukan gn layak.
  dr. Nakai Jumat, 19 November 2010, 14:54
Utk Sri: sy menyebut bodoh disini bodoh ilmu agama. Kalau tdk tau, tdk sepatutnya pula comment yg sok tau. Dr commentnya saja seolah-olah umat islam di indonesia ini tdk baik cara memotong qurban, lantas dr mana definisi baik menurut "mereka?". Justru dr comment sj bs dilihat siapa yg membenci kita "umat Islam"