Matilah Amerika! Demo Anti Bakar Alquran Menjalar Hingga Afghanistan

Tuesday, 07 September 2010, 21:50 WIB
Al Arabiya
Matilah Amerika! Demo Anti Bakar Alquran Menjalar Hingga Afghanistan
Santri i Afghanistan unjuk rasa mengutuk rencana bakar Alquran di Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID,KABUL--Demonstrasi menentang gerakan membakar Alquran yang dipelopori sebuah gereja di Gainesville, Florida, terus menunai kecaman. Bahkan unjuk rasa menentang aksi provokatif itu telah menyebar ke banyak negara Muslim.

Tak hanya di Indonesia, unjuk rasa mengecam perbuatan tercela itu juga dilakukan  di Aghanistan. Ratusan santri atau siswa sekolah agama di Afghanistan berunjuk rasa di luar Masjid Milad Kabul ul-Nabi di Kabul, Senin (6/9) waktu setempat memprotes rencana pembakaran Alquran itu. Mereka berteriak-teriak, ''Matilah Amerika''.

''Kami meminta Amerika untuk menghentikan tindakan menodai Alquran yang suci,'' ujar salah seorang pendemo, Wahidullah Nori, kepada  Reuters. Dia mengancam demonstrasi mengutuk rencana gereja itu akan dilakukan setiap hari.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul mengatakan, ''pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak membenarkan tindakan seperti itu, tindakan yang tidak menghormati agama Islam, dan sangat prihatin terhadap upaya sengaja untuk menyinggung anggota kelompok agama atau etnis tertentu.''

''Rakyat Amerika dari semua latar belakang agama dan etnis menolak rencana membakar Alquran yang dilakukan kelompok kecil di Florida itu. Banyak suara di Amerika memprotes rencana gereja itu,'' tambah pernyataan Kedubes AS di Kabul.

Demonstrasi dan kerusuhan yang dipicu oleh penodaan terhadap Alquran kerap terjadi di Afghanistan. Protes paling keras terjadi setelah kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad di muat di sebuah surat kabar di Denmark tahun 2006. Bahkan, Januari lalu, pasukan Afghanistan terpaksa menembak mati delapan demonstran dan melukai 13 lainnya di Provinsi Helmand dalam kerusuhan yang dipicu oleh laporan bahwa pasukan asing telah menodai Alquran dalam sebuah razia. Juru bicara pasukan NATO membantah laporan tersebut.

Redaktur: Budi Raharjo
Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa ketika Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam datang ke Mekkah, beliau masuk dari jalan atasnya dan keluar dari jalan bawahnya. Muttafaq Alaihi. (HR Muslim)
Gundala, Friday, 17 September 2010, 19:52

Allah SWT mudah sekali mengangkat Islam untuk kembali jaya seperti jaman Rasululah dan para sahabat.Tetapi Allah ingin melihat mana manusia yang berjuang menuju kejayaannya.Yuuk mulai dari 5 ayat sehari baca Alqur'an dengan berupaya mengerti arti setiap ayat yang kita baca.Dimulai dari diri kita dan keluarga.

Balas
gundala, Friday, 17 September 2010, 19:52

Hebatnya Allah SWT dengan agama yang diridhaiNya,Islam. Sudah dihujat tetapi Islam malah mendirikan Masjid di dekat menara WTC. Subhanallah.Allahlah Sang Perekayasa Agung.

Balas
muhammad, Monday, 13 September 2010, 02:36

bertobat lah krajaan allah tlah datang....amien

Balas
adriyanto utomo, Monday, 13 September 2010, 00:40

gun>>> anda sotoy banget sih Gun

Balas
malika zakiya, Sunday, 12 September 2010, 23:31

yang jelas saya sakit hati sebagai muslim....karna tidak hanya sekali dua kali kita diperlakukan seperti ini... we have to fight back...it's d time to show d world that Islam has dignity n cant be underestimated. Islam is powerful....we give them toleration too much. n FROM NOW ON, SAY ENOUGH!!!!!!! N WATCH OUT!!!!

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...