Bankir yang Kerap Melecehkan Imigran Muslim itu Akhirnya Dipecat

Sabtu, 04 September 2010, 10:23 WIB
AFP
Bankir yang Kerap Melecehkan Imigran Muslim itu Akhirnya Dipecat
Thilo Sarrazin

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Bank Sentral Jerman, Bundesbank, akhirnya sepakat melengserkan seorang anggota Dewan Direksinya, Thilo Sarrazin, yang kerap melecehkan imigran Muslim di Eropa, khususnya Jerman. Terakhir, dia juga mengritik imigran Yahudi di negaranya.

Bundesbank mengumumkan, Kamis (2/9), bahwa enam anggota Dewan Direksinya telah sepakat untuk meminta Presiden Jerman agar memecat Sarrazin dari jabatannya. Pasalnya, awal pekan ini, Sarrazin kembali mengeluarkan komentar yang melecehkan imigran Muslim di Eropa. Dalam peluncuran bukunya yang berjudul 'Jerman menghancurkan dirinya sendiri', Sarrazin menganggap imigran Muslim tak layak dan tak mempunyai keinginan untuk berintegrasi dengan masyarakat Barat.

Dalam wawancara saat peluncuran bukunya itu, Sarrazin juga mengatakan seluruh Yahudi telah berbagi gen tertentu. Berbagai komentar miring itu membuat Sarrazin pantas dipecat. Beberapa anggota pemerintah di Jerman termasuk Kanselir Jerman, Angela Merkel, menginginkan agar Sarrazin lengser dari jabatannya. Presiden Bank Sentral Eropa, Jean-Claude Trichet, juga mengaku terkejut mendengar komentar Sarrazin tersebut.

Pria berusia 65 tahun yang juga mantan menteri keuangan negara bagian Berlin ini sebelumnya juga mengatakan masyarakat telah salah memperkirakan dampak dari perubahan demografi di Jerman. Banyak persoalan integrasi di Jerman disebabkan oleh para imigran yang berasal dari negara-negara Muslim.

Tahun lalu, Sarrazin juga mengeluarkan komentar kontroversial di sebuah majalah. Dia bilang, ''Saya tak mau menerima orang-orang (Muslim) yang tinggal di negara 'terbelakang', yang tidak peduli terhadap pendidikan anak-anak dan terus-menerus menghasilkan perempuan telanjang dengan sedikit kerudung''.

Atas komentar itu, waktu itu, Presiden Bundesbank Axel Weber berniat memindahkan Sarrazin. Namun anggota Dewan Direksi memaafkannya dan hanya mengurangi tanggung jawab Sarrazin di bank sentral.

Sarrazin membela diri. Dia mengatakan komentar yang dikeluarkannya saat peluncuran buku pada Senin lalu telah ditulis keluar dari konteksnya. Pernyataannya itu bersumber dari analisis dokumen yang sangat baik dan perlu ditelaah sebelum dikritisi.

Surat kabar Inggris, Guardian, menulis keputusan memecat Sarrazin merupakan kejadian kali pertama sejak 50 tahun terakhir di Bundesbank. Selain dipecat dari Bundesbank, Sarrazin juga siap-siap dikeluarkan dari jajaran Partai Sosial Demokrat yang berhaluan kiri tengah. Pemimpin partai itu, Sigmar Gabriel, menggambarkan komentar Sarrazin sebagai 'kekerasan bahasa'.

BAZNAS menyempurnakan zakat Anda

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Al Jazeera
Dari Zaid Ibnu Tsabit Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam mengganti pakaian untuk ihram, lalu mandi. Hadits hasan riwayat Tirmidzi.(HR Muslim)
dono, Senin, 18 Oktober 2010, 17:42

subhanalah, satu lagi bentuk ego seorang manusia bahwa kemunduran bangsa jerman disebabkan imigran muslim, sudah merupakan bentuk kepanikan seorang Thilo Sarrazin. Sarrazin malu mengatakan kalo penyebab kemunduran bangsa jerman disebabkan tauhid Allah SWT sudah ditinggalkan sehingga ilmunya mentok tdk berkembang

Balas
amin, Minggu, 12 September 2010, 04:48

ada benarnya, dia mengkritik muslim bukan islam sebagai agama.

Balas
salmon, Senin, 6 September 2010, 17:21

ilmunya salah, dan orangnya dengki hati

Balas
cius, Minggu, 5 September 2010, 00:59

tanyakan kepada LSM LSM pro HAM .... mana bukti omong kosongmu itu??

Balas
ade, Minggu, 5 September 2010, 00:57

RASAINN...

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...