MER-C Pantau Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Sabtu, 04 September 2010, 03:58 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akan terus mengawal proses pembangunan rumah sakit (RS) Indonesia di Gaza, Palestina. MER-C juga mengupayakan pengucuran dana sebesar 2 juta dolar AS dari pemerintah Republik Indonesia.

Oleh karena itu, Ketua Presidium (MER-C), Jose Rizal, mengatakan MER-C terus berkomunikasi ke pihak terkait, antara lain Kementerian Sosial, Komisi I DPR, Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Sekretaris Negara, dan Kementerian Keuangan. ”Dana itu harus dijamin untuk pembangunan RS, jangan sampai hangus,” kata dia di Jakarta, Jumat (3/8).

Jose mengaku pengelolaan uang tersebut terganjal birokrasi pemerintah. Namun demikian, dia  menyerahkan kebijakan pengecurun uang tersebut ke pemerintah. Meskipun demikian, jika negara memberikan kepercayaan, MER-C siap menjalankan. Dana pemerintah penting dikucurkan segera. Sebab, dana sebesar 15 milyar yang ada saat ini seratus persen diperoleh MER-C dari hasil swadaya masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, jelas Jose, untuk memudahkan transfer dana pembangunan, MER-C berupaya membuat rekening di Gaza kendati membutuhkan otoritas pemerintah setempat. Pembangunan akan segera dilakukan. Ini mengingat sejumlah persiapan telah rampung ditempuh seperti pembuatan gambar maket bangungan dan dokumentasi tender. Sebidang tanah telah diserahkan atas nama MER-C dan masyarakat Gaza dan menunggu eksekusi.

Redaktur: Arif Supriyono
Reporter: cr1
Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertaqwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui. (QS.Al-Baqarah [2]:103)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...