Joseph Cohen, Mantan Anggota Kelompok Radikal Yahudi yang Jadi Mualaf

Senin, 26 April 2010, 22:48 WIB
MPACUK
Joseph Cohen, Mantan Anggota Kelompok Radikal Yahudi yang Jadi Mualaf
Joseph Cohen
Berita Terkait

NEW YORK--Ketika kartun South Park edisi ke-200 yang menjadikan Rasulullah SAW bahan guyonan dengan mengenakan kostum beruang, ada seorang pemuda yang sangat marah, Yousef al-Khattab. Ia bahkan secara spontan melontarkan pernyataan agar orang-orang di balik kartun itu berhati-hati, karena bisa jadi mereka akan menjadi sasaran kemarahan umat Islam seperti halnya sutradara Theo Van Gogh di Belanda yang tewas ditikam. Ucapannya kemudian ditulis di berbagai media sebagai "bentuk ancaman kelompok radikal Islam terhadap para kreator South Park". Bahkan karena berita ini pula, produser kartun menghapus edisi "konyol-konyolan" itu.

Siapa Yousef al-Khattab? Tak banyak yang tahu. Orang hanya melihatnya sebagai Muslim taat yang "gampang tersulut" jika Nabinya dilecehkan.

Yang sebenarnya, Yousef adalah mualaf bernama asli Joseph Cohen. Sebelum kembali tinggal di Amerika Serikat, dia adalah anggota kelompok garis keras Yahudi di Tepi Barat. Dia pindah ke Israel karena doronagn keyakinannya yang kuat pada ajaran Yahudi.

Di sana, ia aktif memperjuangkan perluasan permukiman Yahudi di negara itu. Dia secara rutin mengikuti kelas yang diselenggarakan oleh seorang rabi ortodoks di kotanya.

Suatu hari, dia seperti biasa berselancar di internet. Di sebuah ruang chat (chatroom), dia bertemu teman diskusi yang adalah seorang Muslim. Keduanya saling bertukar pendapat soal pemikiran masing-masing.

Perbincangan itu membekas di hati Cohen. Belakangan, ia yang kemudian hijrah kembali ke Amerika Serikat dan menemukan banyak pencerahan. Akhirnya, ia bersyahadat dan menjadi Muslim. Tak lama setelah ia mengucapkan syahadat, istri dan empat anak Yousef mengikuti jejaknya menjadi Muslim. Sekarang, Yousef al-Khattab aktif berdakwah di kalangan orang-orang Yahudi, meski ia sendiri tidak diakui lagi oleh keluarganya yang tidak suka melihatnya masuk Islam.

Ia mengakui, berdakwah tentang Islam di kalangan orang-orang Yahudi bukan pekerjaan yang mudah. Menurutnya, yang pertama kali harus dilakukan dalam mengenalkan Islam adalah, bahwa hanya ada satu manhaj dalam Islam yaitu manhaj yang dibawa oleh Rasululullah SAW yang kemudian diteruskan oleh para sahabat-sahabat dan penerusnya hingga sekarang. Di negara itu, ia mendirikan organisasi bagi para pemuda Muslim yang sebagian anggotanya adalah mualaf. Namun, organisasinya kadung dicap sebagai kelompok garis keras. "Ini adalah risiko lain berdakwah," ujarnya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: MPACUK
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
Yousef al-Khattab, Selasa, 1 Juni 2010, 05:06

This article is full of mistakes and I had NOTHING to do with the South Park threat.

Barek Allah Feekoum

Balas
abu musa, Sabtu, 1 Mei 2010, 14:40

itulah asbab dakwah maka semuanya menjadi mujahid, coba bayangkan sebelum Rasulullah SAW datang bagaimanakah bangsa Arab yang dikala itu lebih jahiliyah daripada Persia dan Romawi, namun karena dakwahlah maka mereka menjadi mulia, kalau tak karena dakwah maka Nabi2 tidak dikirim ke seluruh negeri seperti Sahabat RA

Balas
Ginan, Jumat, 30 April 2010, 23:47

Allahu Akbar.

smoga kita tetap ada di jalan Allah Subhanahu Wata'ala.
Aamiin Ya Allah Ya Rabbal'alamin.

Balas
wih nongkal, Jumat, 30 April 2010, 15:00

Berbahagialah saudaraku, karena engkau telah menemukan manisnya perjuangan dengan resiko dakwah yang engkau dapatkan..

Balas
Marliana Syahidah , Jumat, 30 April 2010, 04:57

Subhanallah...Semoga semakin Banyak orang yg tercerahkan dengan Islam .....Semoga Yousef al-Khattab dan kita semua istiqomah di jalan dakwah

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...