Hubungan Islam dan Barat Jadi Fokus Dunia

Hubungan Islam dan Barat Jadi Fokus Dunia

Sabtu, 05 Desember 2009 01:20 WIB
MELBOURNE--Delapan ribu orang mewakili berbagai agama di dunia bertemu di Melbourne Kamis (3/12), guna mendiskusikan keharmonisan antaragama, dengan fokus pada Islam dan hubungannya dengan Barat.

Program yang disponsori oleh Parlemen Agama-agama Dunia ini merupakan respons terhadap krisis keagamaan global terkait larangan Swiss terhadap pembangunan menara masjid. Parlemen Agama-agama Dunia adalah sebuah perkumpulan antaragama yang mewakili berbagai keyakinan di dunia.

“Ada 40 program tentang Islam dan Barat yang akan diagendakan,” ujar Dirk Ficca, direktur Parlemen Agama-agama Dunia, kepada BBC News Online, seperti dikutip IOL.

Pendeta Gereja Presbysterian Amerika ini mengatakan, para pembicara akan berusaha meluruskan kesalahpahaman mengenai keyakinan umat Islam itu. “Jadi, kami akan memberi kesempatan awal kepada para cedekiawan dan pemimpin Islam terkemuka untuk berbagi mengenai Islam.”

Acara yang akan berlangsung selama satu minggu itu, melibatkan 800 pembicara dalam 700 panel, workshop dan kuliah, juga ibadah dan acara musik. Program serupa akan digelar setiap lima tahun sekali. Program ini bertujuan untuk memupuk keharmonisan antarkomunitas spiritual dan agama serta memelihara keterlibatan mereka dengan dunia.

Mereka yang hadir dalam acara itu antara lain akademisi Muslim dari Swiss Tariq Ramadan, uskup Katolik dari Sydney George Cardinal Pell, mantan presiden AS Jimmy Carter, dan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama. iol/taq
Redaktur:


77 reads

al-kholis, Jumat, 5 Mei 1905, 18:35

Ciptakan dialog antaragama sebanyak mungkin di semua level. Dengan memperbanyak dialog akan tumbuh saling pengenalan dan saling pengertian.

Balas
maidi, Jumat, 5 Mei 1905, 18:35

itu lebih bgus
daripada menuding umat islam sebagai teroris
islam itu cinta damai, cma orang kafir memancing perang
bicarakan apa saja yang orang kafir tanyakan tanpa ragu adalah keputusan terbaik.
semoga islam dapat bangkit lgi
amin,,,,

Balas
arif, Jumat, 5 Mei 1905, 18:35

Saya sepakat dengan katanya karen armstrong. Banyak orang yang tidak mengenal islam tapi sudah berani menjelek-jelekkannya.

Balas
sri nurrahayu, Jumat, 5 Mei 1905, 18:35

awas ada udang dibalik batu.tidak semua yang kita pikirkan indah belum tentu akhirnya menyenangkan bagi kaum muslim.

Balas
ardan adi, Jumat, 5 Mei 1905, 18:35

kegiatan itu sangat positif jika semua elemen agama mempunyai niat yang ikhlas, artinya mereka benar-benar mencari solusi yang baik tentang hubungan antar agama, sekaligus bisa mengimplementasikan hasil yang mereka peroleh dari pertemuan tersebut pada pemerintahannya masing-masing. jika sekedar wacana ilmiah yang tanpa

Balas
Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda