Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Doa

Senin, 19 November 2012, 06:01 WIB
Komentar : 0
wordpress.com
Ilustrasi
Ilustrasi

Oleh: Ustaz Yusuf Mansur

Doa melampaui uang. Ini yang saya yakini. Dan Alhamdulillah, dengan izin-Nya, itu membuat membuat saya tidak perlu mencari yang haram untuk memenuhi segala kebutuhan dan keperluan.

Dengan doa, ikhtiar pun menjadi enteng. Sebab ikhtiar tidak lagi menjadi Tuhan. Ia hanya menjadi ibadah dan akhlak. Ikhtiar boleh tidak berhasil, namun kebutuhan dan keperluan hidup bisa tetap terpenuhi dengan doa.

Orang miskin, bila Tuhannya Allah, niscaya akan selesai kemiskinannya. Dia nggak perlu duit, sebab dia hanya perlu Allah. Mencari duit itu susah, tapi mencari Allah sangat mudah.

Duit, bisa nggak dapt. Tapi Allah, selalu sedia setiap saat. Doa adalah salah satu gerbang berjumpa dengan Allah, karena itu memohon dan meminta kepada Allah merupakan upaya untuk mendapatkan pertolongan dari-Nya.

Doa doang? Siapa yang bilang doa doang? Ya harus tetap ikhtiarlah. Tapi sebagaimana uang, ikhtiar juga bukan Tuhan. Tuhan itu hanya Allah.

Seorang ayah yang pekerjaannya buruh pabrik, sangat bingung kala menghadapi hari-hari persalinan istrinya. Lalu ikhtiarnya apa? Pengetahuan, tenaga, waktu, yang semuanya itu sangat terbatas. Ikhtiar baginya adalah bekerja dan pekerjaannya itu.

Sebagian manusia lain yang “pinter”, suka minta sana-sini sebagai ikhtiar. Bukan, itu bukan ikhtiar, tapi sifat lemah dan malas. Lemah akal, lemah iman, dan juga lemah tauhid.

Ayah ini, ketika memperbanyak doa bersama istrinya, nggak bisa hal itu dibilang nggak ikhtiar. Sebab ia bekerja, menjadi buruh pabrik. Pada saat melahirkan, keajaiban Allah datang menghampiri. Allah memudahkan persalinan istrinya.

Setelah siang-malam berdoa, Allah membuat persalinan istrinya lancar tanpa harus ke rumah sakit, cukup bidan kampung. Bidan kampung yang sedang melayani 1-2 ibu yang juga mau melahirkan di tempatnya, tak keberatan dengan kehadiran istri buruh pabrik ini.

Bahkan, salah seorang penjenguk dari salah seorang ibu yang melahirkan, membebaskan semua pembayaran ibu-ibu yang melahirkan di sana. Subhanallah. Inilah kuasa Allah yang jauh melampaui kemampuan uang. Dan Kuasa Allah ini bisa diundang dengan doa.

Orang miskin akan bertambah lapar dan kesusahannya, bilamana tuhannya bukan Allah. Bahkan, mereka tak bisa belanja tanpa ada uang. Mereka nggak akan bisa beli motor kalau nggak ada uang. Apalagi beli mobil atau membangun rumah, semuanya tak bisa dilakukan tanpa ada uang. Termasuk biaya untuk beli obat dan buat anak sekolah.

Jangankan orang miskin, kita pun yang hidup biasa saja, yakni tidak terlalu miskin dan juga tidak terlalu kaya, sesungguhnya juga akan mengalami kesusahan serupa bilamana tuhannya bukan Allah. Yakni tuhannya adalah duit, ikhtiar, jalan, orang lain, sahabat-sahabat, kantor, majikan, jaringan (relasi) atau lainnya. Pasti akan susah.

Cobalah dengan doa. Kita percaya bahwa segala masalah dan keinginan (hajat) akan selalu ada. Karena itu, pasrahkanlah segalanya kepada Allah, dan Allah pasti selalu ada. Berdoalah kepada-Nya, sesering mungkin, sebanyak mungkin, dengan doa yang sungguh-sungguh. Feel the experience of believe. Niscaya, saudara akan takjub dengan cara kerja Allah yang ajaib.

Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Dadang Erawan Minggu, 25 November 2012, 06:11
Luar biasa ketika uang, ikhtiar, teman dan sebagainya bukan yang utama melainkan Alah yang utama dan doa sarana mendekatkannya maka solusi bagi yang kesesahan segera di dapat.
  nur baidi Selasa, 20 November 2012, 06:45
Assalamu`alaikum Ustd... Rasanya cespleng untuk di implementasikan pd kehidupan ini, apalg setelah introspeksi diri di awal tahun Hijriah ni.. smoga pd diri sy banyak perubahan untuk selalu taqorub ilallah, dan selalu mengharap ridloNya. Amiin...
  Satriyo Senin, 19 November 2012, 12:24
Do'a, Ikhtiar, berbuat baik dgn sesama & alam semesta, tawadhu dgn ibu/orangtua perempuan kita. Insya Allah di dlm kesulitan akan ada kemudahaan....Amiin
  ahnmad fauzi Senin, 19 November 2012, 08:47
muwafaq ustadz
  Rahmat Saptono Senin, 19 November 2012, 08:41
Ass. Terima kasih Ustadz atas Nasihatnya.

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...