Tuesday, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ayo Berinvestasi Dinar

Monday, 27 February 2012, 13:56 WIB
Komentar : 0
Wordpress.com
Dinar dan dirham (ilustrasi).
Dinar dan dirham (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Krisis ekonomi yang melanda berbagai belahan dunia sejak berpuluh tahun silam hingga saat ini, ternyata tak lepas dari keberadaan uang kertas yang dijadikan sebagai basis dalam perdagangan.

Padahal uang kertas tidak memiliki nilai riil dalam dirinya. Nilanya nol. Uang kertas menjadi bernilai karena ada lembaga yang menjaminnya. Misalnya, uang kertas disebut bernilai Rp 10 ribu, sebab Bank Indonesia menjamin bahwa uang kertas tersebut bernilai Rp 10 ribu.

Hal ini berbeda dengan dinar emas. Tanpa ada lembaga penjamin pun, dinar emas mempunyai nilai dalam dirinya, sehingga tak seorang pun bisa memengaruhi nilai benda itu.

Dinar terbukti stabil sepanjang zaman. Sebagai gambaran satu dinar emas pada zaman Rasulullah SAW dapat untuk membeli seekor kambing. Saat ini harga satu dinar emas di atas Rp 2,2 juta, dan jumlah tersebut dapat untuk membeli seekor kambing. Artinya, setelah puluhan abad berlalu, dinar ternyata kebal krisis.  Luar biasa, bukan?

Melalui buku ini, penulis mengajak masyarakat untuk memahami sistem ekonomi berbasis uang kertas yang ternyata tidak cukup tangguh dalam menghadapi krisis finansial sekaligus mengenalkan kembali dinar emas yang terbukti selama ribuan tahun mampu menjaga kestabilan daya belinya.

Penulis, yang merupakan praktisi dinar, menjelaskan cara membeli atau menjual dinar, menyimpan, mengetahui keasliannya, dan seluk-beluk investasi, pengelolaan, dan pembiayaan kebutuhan jangka panjang berbasis dinar.

Salah satu bab yang sangat menarik adalah, benarkah investasi dinar lebih menguntungkan? Penulis menjawabnya dengan memberikan beberapa contoh kebutuhan yang bisa dipenuhi dengan dinar, seperti ibadah haji, pernikahan, properti, pendidikan, dan masa pensiun.

Buku ini sangat perlu dibaca oleh kaum Muslimin. Setelah mengetahui keunggulan dinar, dan seluk-beluk investasi dinar, bukankah sudah saatnya umat Islam memilih dinar, terutama untuk saving maupun investasi?


Judul buku    : The Dinar May
Penulis          : Sholeh Dipradja
Penerbit       : Qultum Media
Cetakan        : I, Juni 2011
Tebal             : x+178 hlm





Reporter : Irwan Kelana
Redaktur : Chairul Akhmad
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar