Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Nissan Renovasi 100 Rumah tak Layak Huni di Purwakarta

Friday, 13 January 2012, 17:22 WIB
Komentar : 1
dok-nissan
Program CSR Nissan
Program CSR Nissan

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWAKARTA -- PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mewakili Nissan Global bersama Habitat for Humanity menyerahkan bantuan kepada 100 keluarga di desa Cikopo dan desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan berbentuk pembangunan 10 rumah dan renovasi 90 rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi yang tidak layak huni. Program pembangunan dan renovasi telah dilaksanakan sejak September 2011 lalu.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility global yang dicanangkan oleh Nissan Co. Ltd. Jepang, sehingga diterapkan di hampir seluruh belahan dunia. Habitat for Humanity sebagai salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) global merupakan partner tunggal untuk pelaksanaan program ini.

”Kami bersyukur karena hari ini dapat menyaksikan perubahan hidup 100 warga di Purwakarta ini, dari keadaan tempat tinggal yang kurang layak menjadi lebih baik. Nissan sebagai salah satu perusahaan yang berada di kawasan ini merasa wajib memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar”, ujar Bagus Pranoto, Project Leader CSR NMI, Jumat, Purwakarta.

Penyerahan simbolis pada hari ini diberikan kepada tiga warga, masing-masing mewakili desa Cikopo dan desa Karangmukti yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh tani. Sebelumnya, rumah yang mereka huni berada dalam kondisi yang tidak layak dan bagunannya bersifat semi permanen.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Bungursari, dan mereka dapat menjalani kehidupannya sehari-hari dengan lebih baik. Nissan merasa terhormat mendapatkan kesempatan untuk membantu mereka.” tambah Bagus.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : rilis
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...