
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Di hadapan ratusan perwira TNI/Polri yang mengikuti Rapat Pimpinan TNI/Polri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono curhat soal kondisi gajinya. Menurut Presiden, sudah tujuh tahun gajinya tak naik-naik.
"Ini tahun keenam ketujuh gaji Presiden belum naik," kata SBY dalam pidatonya di Balai Samudera, Jumat (21/1).
Bukan kali ini Presiden curhat soal gajinya. Dalam catatan Republika, Presiden setidaknya pernah dua kali curhat soal gajinya yang tak naik-naik. Pertama pada 3 April 2009, di hadapan guru-guru, di Surabaya.
"Gaji saya belum pernah naik. Enggak apa-apa," kata SBY. Ia melanjutkan, gaji pejabat memang belum perlu naik.
Hal serupa terjadi pula pada 5 Januari 2009 saat Presiden berpidato dalam penyerahan daftar isian penyelenggaraan anggaran (DIPA. "Gaji presiden harusnya yang paling tinggi, tapi ternyata tidak," ujar SBY saat itu.
Berapa tepatnya gaji presiden saat ini? Gaji Presiden Indonesia, menurut Kantor Presiden mencapai 74,9 ribu dolar AS per tahun. Atau tepatnya Rp 62,4 juta per bulan.
seharus guna pemimpin didalam suatu negara adalah untuk mennsejahterakan rakyat bukan memikirkan gaji naik
BalasSaya kira ungkapan bapak SBY sebagai presiden itu bukan mengeluh mungkin yang dimaksud pak sby presiden aja gaji g naik masih bekerja dgn baik mbok iyao pns polri atau tni apalagi yg sudah renomerasi seperti kementerian keuangan dan kehakiman bekerjanya lebih baik lagi untuk rakyat
BalasGaji presiden emang segitu pak. Tapi tolong berapa nilai fasilitas yg diterima seorang presiden, sperti tinggal di istana, pengawalan, kendaraan, pakaian, makanan dll. Ada nggak Rp. 1 milyar per bulan?
BalasBtol...mending cari nafkah sendiri2 untuk biaya hidup yg makin naik...
Balasgitu kok dibilang curhat...mas, mas...jgn dibandingin dgn gaji wartawan dong...dari gaji direktur bumn aja kalah.
Balas