Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Din Dituduh Provokator, Muhammadiyah Siapkan Pasukan

Kamis, 20 Januari 2011, 18:29 WIB
Komentar : 0
Din Syamsuddin
Din Syamsuddin

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG-- Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Muhammadiyah Jawa Tengah menyatakan siap membela Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang dinilai telah dipojokkan oleh sejumlah pihak.

"Saat ini ada pihak yang memojokkan Pak Din secara personal dan ada juga gerakan anti Din Syamsuddin. Oleh karena itu, kami dari Kokam Muhammadiyah akan menjadi garda terdepan untuk membela Pak Din Syamsuddin," kata Komandan Kokam Muhammadiyah Jateng, M Ihsan, di Semarang, Kamis.

"Serangan" yang dinilai memojokkan terhadap Din Syamsuddin muncul setelah adanya pernyataan tokoh lintas agama yang menyampaikan kritik kepada pemerintah dengan memunculkan gerakan tokoh lintas agama melawan kebohongan publik.

Pihak yang kontra dengan kritik para tokoh lintas agama menilai Din Syamsuddin sebagai provokator dan ada juga yang menilai Din sebagai tokoh antagonis. M Ihsan mengatakan munculnya serangan terhadap Din Syamsuddin itu sudah mengkhawatirkan sehingga Kokam Muhammadiyah Jateng mengambil sikap dan puncaknya akan digelar apel siaga KOKAM se-Jateng pada Minggu, 23 Januari 2011.

"Puncaknya nanti Minggu, kami akan menggelar apel siaga yang akan diikuti lebih dari 15 ribu pasukan. Tema apel siaga yang akan kami usung adalah Membela Din Syamsuddin Menyuarakan Kebenaran," katanya.


Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...