Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mantan Panglima TNI: Pemimpin Itu tidak Berpikir Popularitas

Rabu, 12 Januari 2011, 05:13 WIB
Komentar : 0
Blogspot
Mantan panglima TNI Endriartono Sutarto
Mantan panglima TNI Endriartono Sutarto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Mantan panglima TNI, Endriartono Sutarto, mengkritik gaya kepemimpinan di Indonesia. Menurut dia, banyaknya persoalan yang menerpa Indonesia harusnya bisa diatasi bila pemimpin mumpuni.

Mantan komisaris PT Pertamina ini lantas mengajukan sejumlah kriteria pemimpin nasional seperti: berintegritas, visioner, dan kebijakannya merakyat. "Pemimpin itu tidak memikirkan popularitas dan memiliki keberanian dalam mengambil risiko," katanya dalam Diskusi Gerakan Integritas Nasional, Selasa (11/1).

"Pemimpin itu kalau perlu berani untuk diturunkan. Maka saya percaya rakyat akan mendukung pemimpin seperti itu," papar dia.

Endriartono juga mengkritik tindak tanduk pemerintah yang dianggap terlalu lamban dan acuh terhadap pelecehan yang dilakukan negara lain terhadap Indonesia. Menurut dia, pemerintah seharusnya tidak  membiarkan atau boleh dibilang menciptakan bencana kehormatan terjadi.

"Kita melihat bagaimana pelecehan yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia. Ini kemudian tidak direspon secara proporsional oleh Indonesia. Yang aneh, masyarakat malah dipaksa menerima kondisi itu," imbuhnya.

Endriartono juga mengatakan pemerintah tidak perlu mengambil langkah peperangan sebagai balasan terhadap tindakan provokasi tapi yang dibutuhkan adalah perlihatkan ketegasan. "Kenapa kita tidak bisa atau karena kita itu tidak berani," paparnya.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  oon.... Selasa, 11 Januari 2011, 17:22
jadi kalo udah begini jangan pilh ladi orang dr PD ato sapa saja utk PILPRES 2014 yad,pilihah calon yang punya misi dan HARGA DIRI utk membela NKRI tanpa tedeng aleng-2...