Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1436 / 28 Maret 2015
find us on : 
  Login |  Register

PKB Kalsel: Jangan-jangan Survei LSI Jebakan?

Sabtu, 08 Januari 2011, 01:16 WIB
Komentar : 0
PKB
PKB

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN-- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Kalimantan Selatan, Mulyadi Mangin, menyatakan, tidak bangga dengan hasil survei dari Lembaga Survai Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi Mangin, di Banjarmasin, Jumat sehubungan hasil survei Lembaga Survai Indonesia (SLI) yang menempatkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di urutan empat dari semua partai politik (parpol) di Indonesia atas perhatian masyarakat.

Menurut anggota DPRD Kalsel tersebut, hasil survei SLI itu merupakan tantangan berat bagi PKB dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif Tahun 2014.

Selain itu, tidak mustahil pula hasil survei SLI tersebut sebagai jebakan yang tersistematis, sehingga PKB lupa diri menghadapi pesta demokrasi, yang berdampak pada kekalahan atau penurunan perolehan suara dalam Pemilu 2014.

"Namun keluarga besar PKB patut bersyukur atas hasil survei SLI tersebut, karena menunjukkan perhatian masyarakat masih tinggi terhadap parpol yang kelahirannya dibidani keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)," katanya.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Arab Saudi Menyikapi Krisis Yaman
WASHINGTON DC -- Setelah sempat mengancam milisi Houthi yang menguasai sekitar separuh Yaman, Arab Saudi akhirnya melancarkan serangan udara terhadap kelompok pemberontak Syiah...