Demokrat Apresiasi Survei Terhadap Kinerja SBY yang Melorot

Saturday, 04 September 2010, 00:19 WIB
 Demokrat Apresiasi Survei Terhadap Kinerja SBY yang Melorot
Benny K Harman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diapresiasi Partai Demokrat. Demokrat mengharapkan survei tersebut dapat mendorong Pemerintahan SBY ke arah yang lebih baik.

''Kami berikan apresiasi kepada LSI,'' kata Ketua DPP Partai Demokrat, Benny K Harman, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (3/9).
Menurut Benny, survei LSI menjadi masukan yang sangat berharga bagi Partai Demokrat. Dia yakin, hasil survei LSI bisa menempatkan Partai Demokrat kembali pada performa semula.

Terkait dua isu yang menurunkan tingkat kepuasan publik terhadap SBY yakni soal insiden ledakan gas dan kinerja pemerintah, Benny menerangkan, ke depannya pemerintah harus bisa menjalankan dan mengawasi kebijakan dengan sungguh-sungguh.

Survei LSI yang dilakukan pada Agustus 2010 dengan populasi survei seluruh WNI yang punya hak pilih dengan sampel 1.829 responden menyebutkan, tingkat kepuasan masyarakat menurun. Pada Juni 2009, kepuasan masyarakat mencapai 85 persen. Namun, pada Agustus 2010, tingkat kepuasan tinggal 66 persen.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Andri Saubani
Dari Jabir ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku berkurban di sini dan Mina seluruhnya tampat penyembelihan kurban, maka berkurbanlah di tempat kemah-kemahmu. Aku wukuf di sini dan Arafah seluruhnya tempat wukuf. Aku menginap di sini dan Mudzalifah seluruhnya tempat menginap." (HR Muslim)
paulus riady, Tuesday, 7 September 2010, 03:38

Akibat korupsi jaman orde baru berkelanjutan dampaknya . Sehingga kita lemah disegala bidang , termasuk harga diri dan nama baik. < sebagai negara yg kedaulatannya di injak2 oleh Malaysia dan predikat negara terkorup > .

Balas
Tri Budhi Sastrio, Friday, 3 September 2010, 21:10

Yang lebih penting lagi adalah bukan hanya sekedar mengapresiasi tetapi bagaimana mengubah perilaku korup dan tidak bertanggung jawab. tribudhis@yahoo.com

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...