Golkar Batal Ikut Ajukan Interpelasi Kasus Malaysia

Friday, 03 September 2010, 01:40 WIB
Yogi Ardhi/Republika
Golkar Batal Ikut Ajukan Interpelasi Kasus Malaysia
Priyo Budi Santoso

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tadi malam dinilai melegakan oleh Partai Golkar. Karena itu Golkar memilih mengurungkan niat interpelasinya dan membiarkan pembantu Presiden menyikapi terlebih dahulu pesan presiden dalam pidatonya.

‘’Kami lega, ketika bicara kedaulatan presiden tegas dan serius,’’ kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, di Jakarta, Kamis (2/9).

Terlebih, sambungnya, Presiden menginginkan segera diambilnya langkah terbaik dan memaksa Malaysia berunding membahas perbatasan. ‘’Setelah mendengar pidato ini, kami berencana mengurungkan niat kami menggulirkan hak interpelasi,’’ paparnya lagi.

Ketimbang menggulirkan hak interpelasi, Golkar akan menunggu menteri terkait merealisasikan isi pidato Presiden dalam langkah nyata. ‘’Kami tunggu realisasi itu,’’ kata dia.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Indira Rezkisari
Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang yang kafir. (QS Al-Baqarah. [2]:98)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...