Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Syarat Moral Penting Bagi Kepala Daerah

Senin 19 April 2010 07:22 WIB

Rep: Indira Rezkisari/ Red: Budi Raharjo

Kotak suara

Kotak suara

Foto: Eric Ireng/Antara

JAKARTA-–Rencana Menteri Dalam Negeri menambahkan kriteria calon kepala daerah tidak boleh cacat moral disetujui Anggota Komisi II DPR RI, Yasonna Laoly. Politikus PDIP ini berpendapat moral adalah isu penting bagi seorang pemimpin daerah.

Kepala daerah, lanjutnya, merupakan panutan warganya. ''Saya rasa kepala daerah harus punya standar moral,'' tegasnya, Ahad (18/4).

Yasonna melihat calon kepala daerah tidak bisa maju mengandalkan kepopularitasannya belaka.

Dia mengusulkan, kriteria cacat moral bisa dijabarkan dalam penjelasan undang-undang. Sedianya tambahan kriteria itu akan dimasukkan Mendagri melalui revisi Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Selain menambahkan kriteria cacat moral, Mendagri berencana memasukkan kriteria berpengalaman di organisasi massa, parpol, atau pemerintahan bagi calon peserta pemilukada.

Pasal penjelasan dari undang-undang, dikatakan Yasonna penting, karena takaran dari makna cacat moral harus ada.

Cacat moral ini, dicontohkannya, apakah sebatas pernah terlibat dalam video, foto, gambar di internet yang menunjukkan ketidakpatutan hingga kemungkinan pernah berselingkuh. ''Tentu calon juga harus terbukti cacat moral, artinya kalau ia dikatakan pernah berzina harus ada bukti seperti video atau foto,'' paparnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA