PPP: KPK Jangan Hanya Cari Polularitas

Ahad, 14 Maret 2010, 22:17 WIB
Smaller  Reset  Larger
PPP: KPK Jangan Hanya Cari Polularitas
JAKARTA--KPK rupanya sedang menghadapi tekanan hebat dari DPR. Selain ancaman pemotongan anggaran, KPK juga sedang disorot kinerjanya oleh parlemen.

KPK didesak untuk memelopori tindakan penegakkan keadilan dan jangan sekadar mencari popularitas karena berhasil menangkap pelaku tindak korupsi. Demikian dikatakan Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakiem, kepada Republika, Ahad (14/3).

Hal tersebut diungkapkan Lukman terkait isu sejumlah politisi Partai Golkar (PG) dan PPP yang juga mantan anggota Komisi XI DPR (bidang keuangan dan perbankan) periode 1999-2004, menerima aliran dana cek pelawat dari Miranda S Goeltom saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia beberapa tahun lalu. ''Kalau buat saya yang penting keadilan harus ditegakkan,'' tegasnya.

Dalam kasus ini, Lukman mengingatkan, kalau ada yang disuap berarti itu sudah pasti ada yang menyuap. Seharusnya, si penyuap itulah yang ditangani KPK terlebih dahulu. ''Itu yang menyuapnya kok tak diapa-apakan,'' kecamnya.

Hal ini, menurut Lukman, menjadi persoalan utamanya. Dia mempertanyakan langkah KPK yang mengadili orang-orang yang disuap terlebih dahulu. KPK, dikritiknya, agar jangan hanya pintar mencari orang sebagai tersangka korupsi. ''Tapi harus mencari keadilan, karena hukum tanpa keadilan kan kedzaliman,'' kritiknya.
Red: Budi Raharjo



Isi Komentar

  1. Jumlah karakter tersisa: 320
18 Sya'ban 1431 H - 30 Juli 2010


Berita Terbaru


Korban jiwa akibat ledakan gas elpiji terus terjadi. Siapa yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini?