Saturday, 25 Zulqaidah 1435 / 20 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Petang Ini Istana Tanggapi Ricuh DPR

Wednesday, 03 March 2010, 04:47 WIB
Komentar : 0
JAKARTA-Pihak Istana Presiden segera mengeluarkan pernyataan soal perkembangan isu terkini, termasuk perkembangan yang ada di Rapat Paripurna Pansus Hak Angket Kasus Bank Century. Pernyataan itu rencananya akan disampaikan Selasa (2/3) petang ini setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selesai menggelar rapat dengan para menterinya. Sejak Selasa (2/3) siang, Presiden menggelar rapat bersama Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dan Menko Kesra Agung Laksono. Mensesneg Sudi Silalahi juga hadir dalam rapat tersebut. Bahkan, Wakil Presiden Boediono juga dikabarkan ddipanggil mendadak oleh Presiden. Juru Bicara Kepresidenan, Julian A Pasha, kepada wartawan, mengatakan, rapat tersebut memang membahas situasi yang terjadi di DPR dan isu politik terkini. Setelah rapat tersebut selesai, hasil rapat dan pernyataan pihak istana rencananya akan disampaikan kepada wartawan. Hingga pukul 16.30 WIB, rapat masih berlangsung.
TAGS # #
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...