Rabu, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dua Pelajar Tenggelam di Air Manis

Selasa, 22 Maret 2011, 15:54 WIB
Komentar : 0
Mayat (ilustrasi)
Mayat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG - Dua orang pelajar MTs Negeri Parak Laweh, Kota Padang, Sumatera Barat tenggelam terbawa ombak saat mandi di pantai sekitar objek wisata Pantai Air Manis. Lokasi tepatnya di Pulau Pisang Kecil.

"Dua pelajar tenggelam saat mandi di Pantai Air Manis yakni, Irvan (14) serta Miko Meriza (14)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang, Dedi Handidal, di Padang, Selasa (22/3).

Kedua pelajar MTsn tersebut diduga tidak bisa berenang saat mandi dan terseret arus ke tengah laut. "Cuaca saat mereka berenang di Pulau Pisang Kecil Pantai Air Manis itu hujan lebat sejak pukul 13.00 WIB," katanya.

Dedi menambahkan bahwa beberapa warga serta pengunjung sempat melihat dua pelajar saat tenggelam di Pulau Pisang Kecil Pantai Air Manis. "Tim SAR mendapatkan informasi langsung menuju lokasi di mana dua pelajar tersebut tenggelam,"katanya.

Berdasarkan informasi serta keterangan saksi, Dedi mengatakan sekitar pukul 10.30 WIB itu ada sembilan pelajar mandi di pantai Pulau Pisang Kecil Pantai Air Manis. "Ketika sedang asyik mandi-mandi di Pulau Pisang Kecil tersebut, tiba-tiba ombak besar menyeret sembilan orang pelajar ke tengah laut," katanya.

Menurutnya, tujuh orang pelajar selamat dari maut. Mereka berhasil berenang serta diselamatkan warga.

Pada sekitar pukul 13.40 WIB, Tim SAR dibantu warga setempat berhasil menemukan satu orang pelajar yakni Irvan. Ketika ditemukan Tim SAR, Irvan dalam keadaan tak bernyata. "Tim SAR masih melakukan upaya pencari terhadap satu orang pelajar lagi tenggelam saat mandi-mandi," kata Dedi

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...