Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tabung Gas 3KG Diduga Penyebab Kebakaran Rumah Dinas SD

Monday, 21 February 2011, 21:50 WIB
Komentar : 0
Tabung gas 3 kg kembali meledak
Tabung gas 3 kg kembali meledak

REPUBLIKA.CO.ID,BENGKULU - Gas yang bocor dari tabung elpiji isi tiga kilogram diduga menjadi penyebab hangusnya rumah dinas SD 47 Kota Bengkulu pada Senin (21/2). Pemilik rumah, Maspin, menyatakan api yang tiba-tiba membesar itu muncul saat ia menghidupkan kompor gas dengan tabung elpiji 12 kilogram yang berada di sebelah tabung isi tiga kilogram.

"Sebenarnya saya ingin menghidupkan kompor dari tabung isi tiga kilogram. Tapi karena bau gasnya sangat menyengat, maka saya tidak berani menghidupkan. Lalu, saya hidupkan kompor dari elpiji 12 kilogram. Ttiba-tiba api menyambar ke gas isi tiga kilogram dan menimbulkan api yang sangat besar dan cepat membakar seluruh isi dapur saya," terangnya.

Maspin mengaku sangat syok dan langsung berlari ke ruang tengah rumahnya. Dia langsung menyelamatkan sejumlah barang berharga tanpa berupaya memadamkan api.

Dengan dibantu tetangganya yang mendengar teriakan minta tolong, Maspin berhasil menyelamatkan sejumlah benda berharga seperti surat-surat dan sepeda motor. Posisi rumah yang merupakan kantin sekolah dan tidak berdampingan dengan rumah warga lainnya itu membuat api tidak sempat menyebar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tetangga korban, Yuniarti, mengaku mendengar suara minta tolong dan langsung lari ke luar. "Dengar suara minta tolong, kami langsung keluar dan api sudah besar di bagian dapur. Tapi, kami masih sempat membantu mengeluarkan barang berharga," katanya.

Mobil pemadam kebakaran baru muncul satu jam kemudian sehingga api sudah menghanguskan rumah itu. Dalam waktu setengah jam, pemadam kebakaran berhasil memadamkan api. Kapolsek Teluk Segara, AKP Erwin Harahap, mengatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Polres untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...