Rabu, 19 Januari 2011, 18:15 WIB

Kopi Arabika Cetak Rekor Harga Termahal

Red: Stevy Maradona
Biji kopi, ilustrasi
Biji kopi, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN-- Harga kopi arabika asalan di Sumut dewasa ini mencapai harga tertinggi sepanjang sejarah perkopian di Sumatera atau mencapai Rp44.000 - Rp46.000 per kg akibat terjadinya penurunan produksi hingga 40 persen di tahun 2010.

"Sebelumnya di awal Desember 2010, harga arabika asalan masih Rp35 ribu - Rp36 ribu per kg dengan harga ekspor di kisaran 4,6 dolar AS per kg. Akibat harga lokal yang naik, harga ekspor juga semakin bertahan menguat di level 5,5 - 6 dolar AS per kg," kata Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Saidul Alam, di Medan, Rabu.

Harga lokal dan ekspor yang menguat itu diperkirakan masih terus berlanjut mengingat produksi yang ketat itu masih akan berlangsung hingga tahun ini, bukan hanya di Indonesia tetapi di negara penghasil lainnya seperti Brazil dan Vietnam.

Produksi arabika di Indonesia juga mengalami hal sama, dimana panen yang seharusnya sudah masuk sejak Oktober hingga awal Desember lalui, produksinya hingga Januari ini juga tidak banyak khususnya di daerah produksi Sumut,

Dia mengaku, meski permintaan menguat, tetapi kualitas ang diminta cenderung di tingkatan (grade)rendah. Permintaan "grade" rendah itu, karena importir menilai harga kopi arabika yang dikisaran 5,5 -6 dolar AS per kg tersebut terlalu tinggi yang mempengaruhi biaya produksi.

Eksportir kopi Sumut, Suryo Pranoto, mengakui sulitnya perdagangan kopi itu meski permintaan justru bertambah banyak termasuk dari China. Awalnya, pengusaha memperkirakan harga arabika lokal sudah mulai turun di awal Oktober 2010 karena musim panen, nyatanya panen baru mulai masuk pada November dan itu-pun produksinya belum banyak hingga sekarang.

Sumber : Antara
loading...

Berita Terkait