Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Waduk Terbesar di Jateng Diancam Bom

Tuesday, 28 December 2010, 02:26 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Waduk Jenderal Soedirman yang dikelola PT Indonesia Power di Kabupaten Banjarnegara, mendapat ancaman bom. Humas PT Indonesia Power unit pembangkit listri Waduk Soedirman, Gunawan, menyebutkan ancaman adanya bom diterima oleh operator telepon di kantornya, pada Senin (27/12) pukul 11.20. ''Penelepon gelap itu mengaku akan meledakkan waduk utama lima jam ke depan,'' kata Gunawan, Senin (27/12).

Berdasarkan laporan dari operator tersebut, pengelola waduk segera melaporkan ke Polsek Bawang. Dari Polsek, informasi ini langsung disampaikan ke Polres Banjarnegara yang langsung menurunkan petugasnya ke lokasi waduk. ''Saat ini, petugas Polres sedang menyisir waduk. Kabarnya, polisi juga sudah menurunkan tim jihandak untuk melakukan penyisiran,'' tambahnya.

Meski mendapat ancaman seperti ini, Gunawan mengaku, seluruh karyawan PT Indonesia Power unit pembangkit Waduk Soedirman, tidak  panik. Demikian juga, pihak aparat tidak memerintahkan warga yang berada di bawah waduk untuk mengungsi. ''Dari hasil penyisiran polisi, sejauh ini tidak ditemukan barang mencurigakan di sekitar waduk. Mudah-mudahan saja ancaman itu hanya dilakukan orang iseng,'' katanya.

Waduk Soedirman yang merupakan waduk satu waduk terbesar di Indonesia, memiliki luas area genangan air 800 ha. Waduk ini selain digunakan untuk irigasi daerah sekitar juga dimanfaatlkan sebagai penggerak tiga turbin pembangkit yang masing-masing berkapasitas 61,5 MW.

Reporter : Eko Widiyanto
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...