Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Survei: 80 Persen Remaja Putri Ponorogo Lakukan Seks Pranikah

Sabtu, 18 Desember 2010, 15:03 WIB
Komentar : 0
Lelaki-Perempuan
Lelaki-Perempuan

REPUBLIKA.CO.ID,PONOROGO--Mayoritas remaja di Kota Reog Ponorogo, Jawa Timur, diduga sudah pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas, kata Ketua Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Jumat. "Estimasi tersebut didasari hasil survei secara acak yang telah mereka lakukan selama enam bulan terakhir. Hasilnya, jumlah remaja putri yang pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas mencapai kisaran 80 persen," katanya.

Persentase sedikit lebih besar terjadi pada kelompok remaja pria. "Perilaku seks bebas di kalangan remaja ini sudah pada tahap mengkhawatirkan," ujarnya. Namun, aktivis perempuan dan anak ini terkesan enggan menyebut data spesifik.

Meski mengaku telah melakukan penelitian bersama tim selama berbulan-bulan, kesimpulan adanya 80 persen remaja Ponorogo yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah itu tak pernah dia rinci secara terbuka.

Ia hanya merujuk wartawan agar mengadopsi data kepolisian yang menurutnya tak beda jauh dengan hasil investigasi KPPA. "Data yang kami terima hampir sama dengan yang ada di kepolisian (Polres Ponorogo)," katanya.

Ada beberapa faktor yang mendorong tingginya perilaku seks bebas di kalangan remaja Ponorogo. Tidak hanya sebatas pengaruh globalisasi dan pesatnya arus teknologi informasi yang berkembang saat ini, pudarnya kearifan lokal serta menjamurnya warung remang-remang atau kafe terselubung ikut mendorong budaya negatif tersebut (seks bebas).

"Harus ada upaya bersama dari pihak-pihak terkait mulai dari orang tua, guru, pemerintah, pemuka agama, serta lembaga swadaya masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Jika tidak, remaja kita akan semakin hancur," kata Retno.

Hal senada disampaikan Ketua PKK Ponorogo, Sulastri Amin. Dalam sebuah kesempatan pertemuan dengan puluhan ibu-ibu PKK se-Kota Reog, istri orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo ini menyatakan prihatin dengan banyaknya remaja setempat yang sudah mengenal seks bebas. "Banyaknya remaja yang melakukan seks bebas ini merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya dengan nada prihatin.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  hawin Jumat, 21 Januari 2011, 18:15
surveynya yang jelas donk....jangan cuma bilang 80 % doank tapi sampelnya gak disebutkan berapa?? jangan2 cuma 10 orang perbulan?? remaja putri yang di desa diikutkan gak? pondok pesantren juga....kalau yang disurvey anak-anak jalanan mah ya wajar....tapi yang jelas semuanya harus bertindak jgn hnya prihatin thok..
  abuafzal Kamis, 20 Januari 2011, 12:41
Peran utama: orangtua, pemerintah (tegas pada kejahan), masyarakat (peduli lingkungan), sumbernya harus diberantas.
  Amel Rabu, 5 Januari 2011, 09:37
yg perlu dilakukan bukan mencari siapa yg harus disalahkan, tp apa yg harus dilakukan kedepannya agar ini tidak smakn buruk. orang tua sbg tokoh utama harus diberikan bekal bagaimana mendidik anak2 secara cerdas, agama, attitude, intelengensi, dan sosial. dan kesemuanya harus seimbang. jangan ada yang terlupakan.
  WH Selasa, 21 Desember 2010, 12:04
perlu dibentuk komunitas pemuda yang selalu sibuk untuk memperbaiki diri, perlu adanya dukungan dari para orang tua, tokoh agama, aparat pemerintahan, sibukan dengan hal-hal yang positif.....
  anak bangsa Sabtu, 18 Desember 2010, 18:38
Munafik kalau para aktivis tersebut mengaku prihatin. bukankah ini buah dari demokrasi, keterbukaan dan sekularisme yang mereka perjuangkan & agung-agungkan atas nama HAM

  VIDEO TERBARU
Konsep SPBU ini Jadi Tren di AS
WASHINGTON -- Bayangkan, mengisi bensin sekaligus menikmati hidangan lezat yang dimasak langsung? Konsep yang sedang tren di Amerika ini memungkinkan warga memaksimalkan waktu...