Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Survei: 80 Persen Remaja Putri Ponorogo Lakukan Seks Pranikah

Sabtu, 18 Desember 2010, 15:03 WIB
Komentar : 0
Lelaki-Perempuan
Lelaki-Perempuan

REPUBLIKA.CO.ID,PONOROGO--Mayoritas remaja di Kota Reog Ponorogo, Jawa Timur, diduga sudah pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas, kata Ketua Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Jumat. "Estimasi tersebut didasari hasil survei secara acak yang telah mereka lakukan selama enam bulan terakhir. Hasilnya, jumlah remaja putri yang pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas mencapai kisaran 80 persen," katanya.

Persentase sedikit lebih besar terjadi pada kelompok remaja pria. "Perilaku seks bebas di kalangan remaja ini sudah pada tahap mengkhawatirkan," ujarnya. Namun, aktivis perempuan dan anak ini terkesan enggan menyebut data spesifik.

Meski mengaku telah melakukan penelitian bersama tim selama berbulan-bulan, kesimpulan adanya 80 persen remaja Ponorogo yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah itu tak pernah dia rinci secara terbuka.

Ia hanya merujuk wartawan agar mengadopsi data kepolisian yang menurutnya tak beda jauh dengan hasil investigasi KPPA. "Data yang kami terima hampir sama dengan yang ada di kepolisian (Polres Ponorogo)," katanya.

Ada beberapa faktor yang mendorong tingginya perilaku seks bebas di kalangan remaja Ponorogo. Tidak hanya sebatas pengaruh globalisasi dan pesatnya arus teknologi informasi yang berkembang saat ini, pudarnya kearifan lokal serta menjamurnya warung remang-remang atau kafe terselubung ikut mendorong budaya negatif tersebut (seks bebas).

"Harus ada upaya bersama dari pihak-pihak terkait mulai dari orang tua, guru, pemerintah, pemuka agama, serta lembaga swadaya masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Jika tidak, remaja kita akan semakin hancur," kata Retno.

Hal senada disampaikan Ketua PKK Ponorogo, Sulastri Amin. Dalam sebuah kesempatan pertemuan dengan puluhan ibu-ibu PKK se-Kota Reog, istri orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo ini menyatakan prihatin dengan banyaknya remaja setempat yang sudah mengenal seks bebas. "Banyaknya remaja yang melakukan seks bebas ini merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya dengan nada prihatin.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...